Nelayan Asal Riau Meninggal di Laut Gunungkidul, Ini Kronologinya
Nelayan asal Riau meninggal saat melaut di Pelabuhan Sadeng, Gunungkidul. Korban sempat mengeluh sakit dada sebelum ditemukan meninggal.
Martono salah seorang petani di Dusun Pengkol, Jatiayu, Karangmojo sedang memanen ubi kayu di lahan yang dimiliki, Rabu (5/8/2020). /Harian Jogja-David Kurniawan\n
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul memprediksi Agustus ini menjadi panen raya ubi kayu. Total luas lahan yang ditanam mencapai 45.816 hektare. Petani pun berharap pada saat panen hagra singkong tidak anjlok.
Harapan ini salah satunya diungkapan oleh anggota Kelompok Tani Ngudi Raharjo di Dusun Plosokerep, Bunder Patuk, Tumiran, pada Rabu (5/8/2020). Menurut dia, untuk saat ini sedang mengembangkan singkong jenis Ketan Bima Sena. Ia menjelaskan ubi kayu ini merupakan varietas lokal asli Gunungkidul. Satu pohon bisa menghasilkan singkong seberat 6-7 kilogram. Adapun harga untuk saat ini dipasarkan Rp4.000-5.000 per kilogram. “Tapi saya menjualnya dengan sistem tebas. 1.000 batang dibeli seharga Rp6,5 juta,” katanya.
Baca juga: Akses Air Didorong Semakin Mudah
Dia pun berharap harga singkong bisa terus stabil sehingga petani dapat memperoleh keuntungan. Untuk saat ini melakukan inovasi dengan cara stek batang singkong dengan cara membuka batang tuna. Diharapkan dengan model ini hasil singkong Bima Sena bisa lebih produktif. “Potensinya bisa mencapai 30-40 kilo per batangnya,” ungkapnya.
Harapan terkait dengan harga singkong tetap stabil juga disuarakan oleh Martono, salah seorang petani di Dusun Pengkol, Jatiayu, Karangmojo. Menurut dia, untuk saat ini sudah mulai panen singkong. “Hasilnya bagus dan singkongnya besar-besar,” kata Martono.
Dia mengakui belum tahu harga terkini singkong. Meski demikian, ia berharap harganya tetap tinggi sehingga hasil dari berkebun bisa dinikmati. “Tahun lalu harganya cumin Rp2.000 ber per kilogram. Mudah-mudahan sekarang harganya bisa lebih baik dan petani dapat memperoleh keuntungan,” katanya.
Baca juga: Upah Tak Kunjung Dibayar Pemborong, 7 Buruh Bangunan Kompak Jual Besi Proyek Jalan di UGM
Terpisah, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto mengatakan, Gunungkidul merupakan sentra penghasil ubi kayu di DIY. Total luas tanam saat ini mencapai 45.816 hektare.
Dia berujar saat ini sudah mulai panen. Di akhir Juli lalu, petani sudah memaneh singkong seluas 3.427 hektare. Sedangkan sisanya akan dipanen pada Agustus ini sehingga terjadi panen raya singkong di Gunungkidul. “Panennya tidak hanya mencukupi kebutuhan lokal. Buktinya singkong ketan Bima Sena banyak diminati orang dari luar Gunungkidul,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nelayan asal Riau meninggal saat melaut di Pelabuhan Sadeng, Gunungkidul. Korban sempat mengeluh sakit dada sebelum ditemukan meninggal.
Kenali 10 perangkat elektronik yang tetap menyedot listrik saat standby. Simak cara sederhana mengurangi konsumsi listrik dan tagihan bulanan.
Daftar harga mobil hybrid dan PHEV September 2026 di Indonesia. Pilihannya mulai Rp280 jutaan hingga hampir Rp4 miliar.
Pieter Huistra mengaku kecewa setelah PSS Sleman kalah 1-2 dari Bali United pada laga perdana Super League 2026/2027. Ia menyoroti penalti kontroversial dan kes
Malaysia menetapkan darurat di Serian akibat kabut asap karhutla Indonesia. Sebanyak 647 sekolah dan sejumlah aktivitas warga dihentikan sementara.
Hasil Bhayangkara FC vs Persebaya babak pertama Super League 2026/2027 berakhir 0-1. Yann Mabella membawa Bajul Ijo unggul di Stadion PKOR Sumpah Pemuda.