Air Tinggal Menetes, Warga Tepus Endapkan Air Keruh untuk Mandi
Warga Padukuhan Duwet di Tepus mengandalkan air keruh dari Kali Wonosari akibat kemarau. Air harus diendapkan sebelum digunakan.
Deklarasi pencalonan dari Partai Nasdem untuk mengusung Immawan Wahyudi-Martanty Soenar Dewi di Pilkada Gunungkidul di kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran, Sabtu (29/8/2020). Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Ketua DPW Golkar DIY, Gandung Pardiman mengatakan pihaknya tidak mempersoalkan terpilihnya Martanty Soenar Dewi sebagai bakal calon wakil bupati dari Nasdem.
Martanty tercatat sebagai salah satu kader Golkar karena aktif di pengurusan DPD di Jawa Timur.
Menurut Gandung, Golkar sudah menentukan pilihan untuk mendukung pasangan Mayor Sunaryanto-Heri Susanto. “Surat rekomendasinya sudah ada dan pasangan itu yang akan kami menangkan,” katanya, Sabtu (29/8/2020).
Baca juga: Jelang Pilkada, Lelang Jabatan di Gunungkidul Resmi Dihentikan
Meski demikian, Gandung mengingatkan kepada Martanty untuk tidak menggunakan atribut Golkar dalam berkampanye.
“Ya kalau terbukti memakai atribut Golkar, maka akan kami berikan sanksi sesuai dengan AD/ART yang dimiliki. Penggunaan atribut hanya bisa untuk mendukung pasangan yang kami usung, yakni Mayor Sunaryanto-Heri Susanto,” ungkapnya.
Sekretaris DPD PAN Gunungkidul, Anwarudin mengaku santai dengan langkah politik yang diambil oleh Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi. Wakil Bupati Immawan Wahyudi sangat identik dengan PAN karena termasuk kader dan pernah menjabat sebagai Ketua DPW PAN DIY.
Baca juga: Diajukan Nasdem, Immawan-Martanti Tegaskan Tak Mundur dari Partai yang Besarkan Namanya
Menurut Anwarudin, apa yang dilakukan merupakan langkah dan sikap politik setiap orang. “Kami santai karena lebih fokus ke pemenangan pasangan Sutrisna Wibawa-Mahmud Ardi Widanto,” katanya.
Disinggung mengenai sanksi, Udin mengaku DPD tidak memiliki kewenangan karena sepenuhnya berada di DPP.
“Kita slow respon terkait dengan sanksi [pencabutan keanggotaan]. Yang jelas, kami intensi komunikasi dengan DPP sehingga sudah mengetahui apa yang terjadi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga Padukuhan Duwet di Tepus mengandalkan air keruh dari Kali Wonosari akibat kemarau. Air harus diendapkan sebelum digunakan.
Presiden Prabowo memaparkan capaian dan pekerjaan rumah Kabinet Merah Putih setelah 18 bulan pemerintahan, dari pangan hingga digitalisasi.
Dugaan jual beli seragam di SMPN 1 Jetis di Bantul diadukan ke ORI DIY. Dikpora Bantul menyebut sekolah tidak terlibat dalam pengadaan seragam.
Kabinet Merah Putih memaparkan 12 capaian strategis hingga Juli 2026, mulai dari ketahanan pangan, energi, BUMN, hingga pasar karbon.
KPK mengangkut dua mobil sitaan dari Pendopo Bupati Lombok Barat dalam penyidikan kasus dugaan korupsi dan suap proyek senilai Rp12,4 miliar.
PSIM Jogja merekrut Adrian Dalmau, eks pemain akademi Real Madrid yang diproyeksikan mempertajam lini depan pada musim 2026/2027.