WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY mengumumkan 28 penambahan kasus positif pada Senin (31/8/2020). Sementara 50 kasus dinyatakan sembuh, dengan terbanyak Bantul sebanyak 41 kasus. Dengan penambahan ini total kasus sembuh DIY tembus seribu kasus.
Juru Bicara Pemerintah Daerah DIY untuk Penanganan Covid-19, berty Murtiningsih, menjelaskan penambahan kasus meliputi Kasus 1.403, laki-laki 45 tahun, Bantul; Kasus 1.404, perempuan 34 tahun, Bantul; Kasus 1.405, perempuan 58 tahun, Bantul; Kasus 1.406, laki-laki 35 tahun, Bantul; Kasus 1.407, laki-laki 22 tahun, Bantul; Kasus 1.408, perempuan 34 tahun, Bantul;
Kasus 1.409, laki-laki 25 tahun, Bantul; Kasus 1.410, perempuan 23 tahun, Bantul; Kasus 1.411, laki-laki 30 tahun, Gunungkidul; Kasus 1.412, laki-laki 35 tahun, Gunungkidul; Kasus 1.413, laki-laki 41 tahun, Gunungkidul; Kasus 1.414, laki-laki 51 tahun, Gunungkidul ; Kasus 1.415, laki-laki 25 tahun, Kota Jogja; Kasus 1.416, laki-laki 51 tahun,, Kota Jogja; Kasus 1.417, perempuan 37 tahun, Kota Jogja; Kasus 1.418, laki-laki 47 tahun, Kota Jogja Kasus 1.419, perempuan 27 tahun, Sleman;
Kasus 1.420, laki-laki 43 tahun, Sleman; Kasus 1.421, laki-laki 42 tahun, Bantul; Kasus 1.422, laki-laki 52 tahun, Sleman; Kasus 1.423, perempuan 31 tahun, Sleman; Kasus 1.424, perempuan 6 tahun, Sleman; Kasus 1.425, perempuan 63 tahun, Sleman; Kasus 1.426, laki-laki 60 tahun, Sleman; Kasus 1.427, perempuan 72 tahun, Bantul; Kasus 1.428, perempuan 39 tahun, Sleman; Kasus 1.429, laki-laki 57 tahun, Kota Jogja; Kasus 1.430, laki-laki 63 tahun, Kota Jogja.
Riwayat setiap kasus meliputi Kasus 1.403-1.410 hasil skrining karyawan Kesehatan, Kasus 1.411 hasil tracing kasus positif luar wilayah, Kasus 1.412 hasil tracing Kasus 1.268, Kasus 1.413 dan 1.414 pelaku perjalanan Surabaya, Kasus 1.415 dan 1.416 hasil tracing Kasus 1.267, Kasus 1.417 hasil tracing Kasus 1.099, Kasus 1.418-1.428 dalam penelusuran, Kasus 1.429 pelaku perjalanan Semarang, Kasus 1.430 pelaku perjalanan Jakarta.
“Penambahan ini berdasarkan pemeriksaan pada 457 sampel dari 348 orang, Dua kasus dilaporkan meninggal yakni Kasus 1.212, laki-laki 88 tahun, Bantul dan Kasus 1.396, laki-laki 73 tahun, Bantul dengan penyakit komorbid hipertensi,” uajrnya.
Kasus sembuh berdasarkan domisili meliputi Bantul 41 kasus, Gunungkidul 7 kasus dan Kota Jogja 2 kasus. Dengan penambahan ini maka total kasus positif DIY menjadi sebanyak 1.425 kasus, dengan 1.026 kasus telah sembuh dan 39 kasus meninggal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Kenaikan harga Pertamax diprediksi dorong inflasi 2026 hingga 3,3 persen. Dampak terbesar terasa pada Juni hingga Agustus.
Pemkot Magelang kembali meraih opini WTP ke-10 dari BPK atas LKPD 2025. Bukti kuat tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.
Kenaikan BBM dampak pelemahan rupiah membuat anggaran operasional Pemkot Jogja membengkak. Wamira disiapkan untuk tekan harga kebutuhan pokok.
Apakah 15 Juni 2026 cuti bersama? Simak penjelasan resmi pemerintah soal libur 1 Muharam 1448 Hijriah di sini.
Dana kelolaan reksa dana dolar melonjak 96,8% jadi US$3,16 miliar. Ini faktor pendorong dan prospek investasinya ke depan.