CFD Gunungkidul Pindah ke Jalan Agus Salim, Ini Alasannya
CFD Gunungkidul resmi pindah ke Jalan Agus Salim. Lokasi baru dinilai lebih luas, tertata, nyaman, dan ramai pengunjung.
Ilustrasi/Pixabay
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Bupati Gunungkidul Badingah menginstruksikan kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mengantisipasi gelombang mudik kedua. Hal ini tidak lepas adanya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang akan dilakukan oleh Pemerintah DKI.
“Kalau PSBB kembali diterapkan, gelombang pemudik pulang akan terjadi lagi. Ini harus diantisipasi agar penyebaran corona bisa terkendali,” kata Badingah, Jumat (11/9/2020).
Menurut dia, langkah antisipasi adanya ledakan pemudik dengan melakukan koordinasi antar OPD. Penanganan, tidak jauh berbeda pada saat awal-awal penyebaran virus corona.
BACA JUGA: Seorang Sukarelawan Vaksin Sinovac Kena Covid-19, Tim Uji Klinis Buka Suara
Badingah menuturkan setiap pemudik akan didata melalui petugas di kalurahan, untuk kemudian diunggah melalui Sistem Informasi Desa. Langkah ini dilakukan agar memudahkan dalam pemantauan kesehatan pemudik. “Saya minta melaporkan semuanya,” katanya.
Badingah mengungkapkan ada ratusan ribu penduduk Gunungkidul yang merantau ke berbagai kota besar, salah satunya Jakarta. Nantinya, sambung dia, pada saat ada pemudik yang kembali pulang maka diwajibkan melakukan isolasi mandiri selama 14 hari. “Selama isolasi kesehatan juga akan dipantau oleh tim medis dari puskesmas terdekat,” katanya.
BACA JUGA: Epidemiolog: Kegiatan Arisan dan Rapat Warga Picu Munculnya Klaster Keluarga
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Gunungkidul Kelik Yuniantoro mengatakan format pendataan pemudik masik sama. Petugas dari desa akan memberikan daftar pertanyaan seperti dari mana, mengenai riwayat kesehatan, dan nomor telepon. “Hasil pendataan akan diunggah di SID,” katanya.
Menurut Kelik, sejak adanya gelombang pemudik di awal April hingga sekarang sudah ada 20.390 orang Gunungkidul yang kembali ke kampung halaman. Jumlah pemudik terbanyak berasal dari Kapanewon Karangmojo, Semin, Wonosari, dan Playen. “Kami akan terus pantau termasuk nantinya adanya kebijakan PSBB di Jakarta, apakah akan berpengaruh terhadap lonjakan jumlah pemudik,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
CFD Gunungkidul resmi pindah ke Jalan Agus Salim. Lokasi baru dinilai lebih luas, tertata, nyaman, dan ramai pengunjung.
BPKH mengajak generasi muda mulai merencanakan keuangan haji sejak dini sekaligus memanfaatkan platform digital untuk dakwah.
Zulhas memastikan manajer Kopdes yang ditempatkan jauh dari domisili akan disesuaikan ke koperasi terdekat setelah titik tersedia.
Kejagung menyebut kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG mencapai sekitar Rp10 triliun berdasarkan penghitungan BPKP.
Sebanyak 40 KDMP di Sleman sudah beroperasi hingga September 2026, sedangkan 46 lainnya masih berproses menjalankan unit usaha.
Bansos beras 30 kg kembali disalurkan Oktober-Desember 2026 untuk 33,24 juta penerima. Cek status penerima menggunakan NIK.