46 Sekolah di Gunungkidul Belum Cairkan Dana Revitalisasi dari Pusat
Sebanyak 46 dari 176 sekolah penerima bantuan revitalisasi di Gunungkidul belum mencairkan dana. Pemkab sudah melaporkan persoalan ini ke kementerian.
Ilustrasi kematian/Pixabay
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Lima korban meninggal dunia akibat kebakaran di kompleks Permata Sentosa, Tangerang, Banten akan dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum di Dusun Gunungbang, Bejiharjo, Karangmojo. Korban satu keluarga ini akan dimakamkan dalam satu liang lahat.
Lurah Bejiharjo, Yanto mengatakan, korban kebakaran di Tangerang merupakan keluarga yang berasal dari Bejiharjo. Untuk itu, proses pemakaman dilaksanaan di Gunungbang, meski sudah lama merantau dan pindah domisili.
“Masih dalam perjalananan dan setelah tiba akan langsung dikebumikan,” kata Yanto kepada wartawan, Jumat (23/10/2020).
Berdasarkan informasi yang ia terima, kelima keluarga terdiri dari suami istri dan ketiga anaknya. Rencananya proses pemakaman akan dijadikan satu dalam liang lahat. “Sudah dibikin oleh warga dan tinggal menunggu jenasahnya tiba,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 46 dari 176 sekolah penerima bantuan revitalisasi di Gunungkidul belum mencairkan dana. Pemkab sudah melaporkan persoalan ini ke kementerian.
JPSM Sehati Sleman siap mendorong pembentukan KPSM di seluruh padukuhan untuk memperluas pemilahan dan pengelolaan sampah mandiri.
Kejagung mengungkap enam perusahaan yang dikendalikan Arif Kurniawan dalam kasus dugaan korupsi tambang nikel di Sulawesi Tenggara periode 2013–2025.
Komisi I DPRD Kulonprogo menemukan alat cetak KTP elektronik bermasalah di Lendah, Galur, dan Panjatan. Warga mengeluhkan hasil cetak bergaris.
Dinkes Sleman mengimbau warga menerapkan PHBS dan mengenali gejala ISPA di tengah perubahan cuaca, terutama pada kelompok rentan.
Yusril mempersilakan Komnas HAM menyelidiki bentrokan di Pidie, Aceh, yang mengakibatkan satu warga meninggal dan 13 orang luka-luka.