Wanita Diduga Mabuk Rusak Gerobak Pukis di Babarsari, Ini Kronologinya
Wanita diduga mabuk mengamuk dan merusak gerobak penjual pukis di Babarsari, Sleman. Polisi mengamankan kedua pihak untuk mediasi.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Jumlah penerima bantuan Jaminan Pendidikan Daerah (JPD) Kota Jogja direncanakan bakal ditambah. Keputusan tersebut diambil agar cakupan jumlah pelajar penerima bantuan makin luas.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Jogja, Budi Asrori menyebutkan jika pada 2021 ini akan terjadi perubahan di JPD. Adapun perubahan yang dimaksud Budi lebih condong ke ranah positif, dalam arti cakupan yang bakal terakomodasi JPS justru lebih banyak. "Ya ada perubahan, yang jelas kita mem-back up permasalahan-permasalahan terkait pendanaan dengan pendidikan. Kemudian juga memediasi dengan sekolah permasalahan-permasalahan pendanaan," jelasnya pada Selasa (19/1/2021)
Dasar pemilihan calon penerima JPD yakni Kartu Menuju Sejahtera (KMS). Sementara KMS parameternya berasal dari Keluarga Penerima Jaminan Perlindungan Sosial (KSJPS). "Bagi yang tidak ada maka kita juga mediasasi. Jadi fungsi JPD tidak hanya terkait dana saja tetapi juga permasalahan terkait pendidikan. Kemudian juga memberikan beasiswa prestasi bagi SD, SMP, SMA/SMK maupun perguruan tinggi. Misalnya kemarin perguruan tinggi hanya untuk 100 orang, besok untuk 200 orang, misalnya kaya gitu," terangnya.
BACA JUGA: Hujan Deras, Tebing Setinggi Tujuh Meter di Gunungkidul Longsor
Dijelaskan Budi, alasan penambahan jumlah penerima JPD yakni sebagai bentuk layanan mengkover lebih banyak [penerima]. "Karena kemarin pendaftarnya banyak, maka kami tambah nanti. Kalau bisa yang berprestasi mahasiswa kita akomodir semuanya," ujarnya.
Dari segi nominal bantuan JPD yang bakal disalurkan kelak, tidak ada yang berubah. Budi menuturkan dilihat dari segi alokasinya bantuan JPD SD dan SMP akan lebih banyak digunakan untuk belanja, bedanya untuk sekolah negeri untuk belanja persoanal atau pribadi tidak untuk SPP. Tetapi kalau untuk swasta digunakan pemnayaran SPP.
Kemungkinan jumlah penerima JPD dapat bertambah karena menurut data Dinsos Nakertrans terjadi juga peningkatan KSJPS. "Nanti ada [seleksi], nanti kita umunkan. JPD SD SMP SMA berdasarkan KSPJS yang di-update Desember kemarin," jelasnya.
Dijelaskan Budi saat ini JPD baru pada tahap pengumpulan data yang ditarget selesai Maret. Pembayaran nantinya akan dinagi ke dalam dua tahap. "Nanti terus ya pembayaran biasa dua kali dalam setahun. Semester pertama dan semester kedua. Nanti yang semester pertama April penyaluran JPD," paparnya.
"Total alokasi JPD 2021 sementara Rp27 miliar. Tapi nanti insyalaah kita tambah di perubahan. Karena memang ini pengurangan dalam teknis anggaran tapi nanti kita tamnah di APBF perubahan. Kemarin [JPD 2020] Rp35 miliar," tandasnya.
Sebelumnya Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Tranmigrasi Kota Jogja, Maryustion Tonang menyebutkan terjadi peningkatan jumlah KSJPS tahun ini dikarenakan situasi pandemi. Menurut data yang telah ditetapkan, jumlah KSJPS 2021 sebesar 15.584 KK atau sebesar 48.269 jiwa. Dari jumlah KK, KSJPS Kota Jogja naik sekotar 8,53 persen dari tahun sebelumnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wanita diduga mabuk mengamuk dan merusak gerobak penjual pukis di Babarsari, Sleman. Polisi mengamankan kedua pihak untuk mediasi.
Kapal Virgo Transport 8 membawa 243 orang dan hilang kontak di Laut Jawa. Sebanyak 103 orang dievakuasi, enam meninggal dan 140 masih dicari.
Tol Jogja-Solo ruas Purwomartani-Maguwoharjo mulai menyentuh Ring Road Utara. Separator 1,5 km dibongkar untuk struktur tol elevated.
367.064 penerima bansos Jateng terindikasi judol. Sebanyak 12.226 warga menjalani proses sanggah dan data masih terus diperbarui.
HUD Institute menilai KPR subsidi tenor 40 tahun berisiko membebani MBR. Subsidi DP dan bunga 3% dinilai lebih membantu.
Prabowo menyebut Indonesia kini mampu meningkatkan kontribusi terhadap ketahanan pangan dunia dan mendorong industrialisasi bersama negara BRICS.