Gunungkidul Ajukan 9 Jembatan Baru, Anggaran Rp27 Miliar
Gunungkidul ajukan pembangunan 9 jembatan senilai Rp27 miliar. Gantikan crossway rawan banjir demi kelancaran akses warga.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Pelantikan bupati dan wakil bupati oleh Gubernur DIY dilakukan Jumat (26/2/2021). Meski demikian serah terima jabatan dari Pelaksana Harian Bupati ke Bupati terlantik dilaksanakan Senin (1/3/2021) esok hari.
Rencananya prosesi serah terima dilaksanakan dalam rapat paripurna DPRD. Sekretaris DPRD Gunungkidul, Agus Hartadi mengatakan, ia sudah mempersiapkan rapat paripurna perdana sekaligus serah terima jabatan dari Plh ke bupati terlantik.
Menurut dia, tidak ada masalah serah terima tidak dilakukan secara langsung usai pelantikan oleh gubernur. Sesuai dengan peraturan, kata Agus, serah terima dan pidato perdana dilaksanakan maksimal 14 hari setelah pelantikan berlangsung. “Jadi tidak ada masalah kalah digelar besok [Senin] sebab dalam aturan diperbolehkan asalkan tidak melebihi waktu selama 14 hari,” kata Agus saat dihubungi, Minggu (28/2/2021).
Baca juga: Merapi Kembali Muntahkan Awan Panas Sejauh 1 Kilometer ke Barat Daya
Ia mengungkapkan, sertijab tidak dilakukan usai pelantikan Jumat kemarin karena harus melakukan persiapan serta mempertimbangkan jarak antara Kota Jogja dan Wonosari yang membutuhkan waktu. “Kebetulan Jumat juga ada pelantikan PKK. Jadi, disepakati pelaksanaan sertijab Senin,” ungkapnya.
Disinggung mengenai undangan yang menghadiri sertijab, Agus mengakui dilakukan secara terbatas. Hal ini dikarenakan pelaksanaan masih dalam masa pandemi sehingga dibatasi maksimal 50 orang.
Rencananya paripurna ini hanya dihadiri separuh anggota DPRD, perwakilan OPD, anggota forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompida) hingga beberapa undangan. “Tidak semua hadir karena pelaksanaan harus tetap mematuhi protokol kesehatan,” katanya.
Meski tidak semua OPD atau anggota DPRD menghadiri, namun bisa menyaksikan melalui livestreaming yang dilakukan oleh tim dari dinas komunikasi dan informatika. “Jadi tetap bisa melihat melalui siaran online dari kantor masing-masing,” katanya.
Baca juga: Update Covid-19 DIY: Bantul Kasus Baru Terbanyak, Sleman Kasus Sembuh Tertinggi
Sebelumnya, Bupati Gunungkidul Sunaryanta mengatakan dirinya siap mewujudkan visi misi pada saat kampanye untuk mewujudkan Gunungkidul yang lebih baik lagi. Usai dilantik gubernur pada Jumat lalu, ia pun langsung mulai bekerja dengan menerima kunjungan Wakil Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigasi.
“Untuk strategi mewujudkan visi misi, saya harus mengetahui peta di internal pemkab. Yang jelas, saya siap dan akan menjalankan apa yang menjadi visi misi saya, salah satunya mewujudkan kesejahetraan masyarakat yang lebih baik,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul ajukan pembangunan 9 jembatan senilai Rp27 miliar. Gantikan crossway rawan banjir demi kelancaran akses warga.
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
BPBD Bantul siapkan Rp20 juta untuk antisipasi El Nino. Potensi kekeringan dan kebakaran mulai dipetakan sejak dini.
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.