WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN- Menindaklanjuti visi-misi Bupati Sleman terpilih, Kustini Sri Purnomo, Pemkab Sleman akan memfasilitasi seluruh padukuhan di Sleman dengan free wifi. Penyambungan jaringan internet ini direncanakan selesai dalam dua tahun.
Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sleman, Purwati, menuturkan saat ini di Sleman, fasilitas free wifi baru sampai pada tingkat kalurahan, belum menyentuh ke level padukuhan. “Akan terus diperluas untuk mendukung aktivitas masyarakat,” ujarnya, Jumat (5/3/2021).
Sleman kata dia, memiliki 1.212 padukuhan. Semua padukuhan tersebut akan difasilitasi free wifi secara bertahap yang ditargetkan dapat rampung pada 2023 mendatang. Fasilitas ini menurutnya sangat penting untuk menunjang aktivitas masyarakat seperti pendidikan, ekonomi dan lainnya.
Baca juga: Begini Kesiapan Sekolah Tatap Muka di DIY
Pemasangan jaringan internet akan menggunakan anggaran dari APBD perubahan 2021 Pemkab Sleman. fasilitas ini nantinya akan diletakkan di balai padukuhan. Sementara untuk padukuhan yang belum memiliki balai, free wifi akan diletakkan di fasilitas umum seperti masjid, taman, sekolah atau fasilitas umum lainnya.
Ia telah mengirimkan surat kepada semua kalurahan di Sleman untuk mendata setiap padukuhan di wilayahnya masing-masing terkait ketersediaan lokasi yang bisa digunakan untuk fasilitas free wifi apakah balai padukuhan atau fasilitas umum lainnya.
Baca juga: Rp2 Triliun Disiapkan untuk Pembebasan Lahan Tol Jogja-Solo Tahun Ini
Sebelumnya, Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, mengatakan fasilitas internet gratis sampai tingkat padukuhan merupakan salahs atu programnya ketika mencalonkan diri sebagai Bupati Sleman, yang akan direalisasikan dalam dua tahun kepemimpinannya.
“Saya tidak memiliki program prioritas 100 hari kerja, tapi langsung kerja. Janji saya soal pemasangan internet akan kami laksanakan bekerja sama dengan Penewu, Lurah dan Dukuh. Ini perlu kami sosialisasikan dulu,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Layanan bus sekolah Gunungkidul belum kembali normal. Kenaikan BBM non-subsidi membuat enam rute belum melayani penjemputan siswa saat pulang.
Sidang dugaan pelecehan seksual terhadap anak di Bantul memasuki pemeriksaan saksi. Massa mengawal persidangan dan meminta proses hukum berjalan adil.
Kelurahan Gowongan mengenalkan budaya pilah sampah kepada anak PAUD melalui dongeng, buku cerita bergambar, dan kegiatan kreatif dalam Gebyar PAUD 2026.
KAI menguji biodiesel B50, memperluas jaringan KRL, dan menanam ribuan pohon sebagai bagian dari strategi transportasi rendah emisi.
SDN Pingit di Kota Jogja hanya menerima 11 murid baru pada tahun ajaran 2026/2027. Sekolah memperkuat kolaborasi agar tetap bertahan di tengah minimnya siswa.