Survei SPPG Bantul Dimulai Akhir September, MBG Dipantau Ketat
Pemkab Bantul menyiapkan survei berkala untuk mengevaluasi SPPG dan pelaksanaan MBG, termasuk jumlah, distribusi, kemasan, dan waktu konsumsi.
Suasana pemberian bantuan oleh HAMAS Jogokariyan kepada Lanal Jogja di Mako setempat pada Senin (26/4). /Harian Jogja-Yosef Leon.
Harianjogja.com, GONDOKUSUMAN - Himpunan Anak-anak Masjid (HAMAS) Jogokaryan menyerahkan sejumlah dana bantuan kepada TNI AL dan keluarga korban awak kapal KRI Nanggala-402. Bantuan uang tunai dengan jumlah kurang lebih Rp21 juta itu diserahkan kepada perwakilan Pangkalan TNI AL Jogja atau Lanal Jogja di Baciro, Senin (26/4/2021).
Ketua Dewan Syuro Takmir Masjid Jogokaryan, Ustaz Muhammad Jazir mengatakan, bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung armada angkatan laut yang kuat. Indonesia yang dikenal sebagai negara maritim tentu mesti mempunyai alat persenjataan angkatan laut yang canggih pula guna mendukung pengamanan di wilayah laut.
"Kami harap cara yang sederhana ini adalah sebagai suatu sumbangsih kami kepada bangsa," ujarnya.
Dia menyebut, upaya itu juga sebagai bentuk edukasi kepada anak muda dan generasi penerus agar punya jiwa dan semangat bela negara dan cinta tanah air. Selain itu, langkah itu juga demi mendorong seluruh masyarakat Indonesia untuk bisa berkontribusi demi menghasilkan armada laut baru pengganti KRI Nanggala-402.
Dalam kesempatan itu uang tunai sebanyak Rp21 diserahkan kepada perwakilan Lanal Jogja. Nantinya senilai Rp15 juta diperuntukkan bagi keluarga korban awak kapal KRI Nanggala-402 dan sisanya disumbangkan untuk membeli armada angkatan laut yang baru.
BACA JUGA : Keluarga Korban Kapal Selam KRI Nanggala Asal Bantul Gelar Doa Tahlil Selama 7 Hari
"Sehingga kami akan bangga memiliki angkatan laut yang kuat," kata Ustaz Jazir.
Dana tersebut merupakan upaya kolektif yang dilakukan untuk pembelian kapal selam yang diusahakan sebagai pengganti KRI Nanggala-402 yang sedang tertimpa musibah. Ikhtiar ini disebut sebagai wujud kecintaan terhadap wilayah Indonesia yang perlu dijaga. Indonesia adalah negara kelautan, sehingga sudah semestinya armada laut harus dikuatkan.
"Maka kami gerakkan masyarakat Indonesia untuk barengan patungan membantu angkatan laut kita agar mempunyai armada yang kuat untuk menjaga kekayaan dan keutuhan wilayah Indonesia" ungkap Ustaz Jazir.
BACA JUGA : Dinyatakan Gugur, Komandan KRI Nanggala-402 yang
Komandan Pangkalan Laut (Danlanal) Jogja, LetKol Laut (KH/W) Damayanti mengatakan, pihaknya mengapresiasi bantuan yang diberikan oleh HAMAS Jogokaryan itu. "Terima kasih atas bantuan dan doanya kepada para pahlawan dan patriot bangsa," katanya.
Bantuan tersebut nantinya akan diteruskan kepada keluarga yang berada di Bantul dan juga Wonogiri. Sementara bantuan yang lain akan dilaporkan kepada Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) untuk ditindaklanjuti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul menyiapkan survei berkala untuk mengevaluasi SPPG dan pelaksanaan MBG, termasuk jumlah, distribusi, kemasan, dan waktu konsumsi.
El Nino diperkirakan berdampak hingga 2027. Pemerintah diminta memperkuat mitigasi untuk menjaga produksi dan harga pangan.
Pemerintah masih menunggu usulan DPR soal presidential threshold dalam revisi UU Pemilu sebelum menentukan sikap terkait aturan pencalonan presiden.
UGM menyiapkan penonaktifan sementara 10 mahasiswa terduga pelaku KBGO di Fakultas Teknik selama 1,5 bulan.
Kopdes Merah Putih akan beroperasi setiap hari, tetapi tidak 24 jam. Agrinas menyiapkan sistem shift untuk mendukung operasional koperasi.
Studi Canva menemukan 98% profesional Indonesia menggunakan AI untuk presentasi, dari mencari ide hingga latihan sebelum tampil.