Kalah Dalam Pilur Ngoro-Oro, Sukasto Legawa dan Terima Hasil
Sukasto kalah dalam Pilur Ngoro-Oro Patuk dengan 855 suara, sementara Paryoto meraih 1.399 suara. Ia mengaku legawa menerima hasil.
Terminal Dhaksinarga, Selang, Wonosari, beberapa waktu lalu./Harian Jogja-Dok.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemudik mulai tiba di Gunungkidul meski ada kebijakan larangan dari Pemerintah Pusat. Warga yang pulang kampung kebanyakan merantau di kabupatan lain di DIY.
Data dari Dinas Komunikasi dan Informatika Gunungkidul yang dihimpun melalui Sistem Informasi Desa (SID) di kalurahan mencatat hingga Senin (3/5/2021) sore sudah ada 176 perantau yang kembali ke Gunungkidul. Jumlah ini didominasi perantau yang berasal dari dalam provinsi (wilayah DIY) sebanyak 153 orang. Adapun pemudik yang berasal dari antar provinsi dan antar pulau ada sebanyak 23 orang.
BACA JUGA: Tragedi Cinta & Sate Beracun: Nani & Tomy Ternyata Sudah Menikah Siri
Kepala Diskominfo Gunungkidul Kelik Yuniantoro mengatakan pendataan terhadap pemudik yang pulang dilakukan sejak Sabtu (1/5/2021) lalu. “Jumlah pemudik terbanyak berasal dari Kapanewon Panggang sebanyak 31 orang. Sisanya 145 orang tersebar di 17 kapanewon lainnya,” kata Kelik kepada wartawan, Selasa (4/5/2021).
Dari 176 pemudik yang telah terdata, 23 orang merupakan pemudik antar provinsi dan antar pulau. Sisanya sebanyak 153 orang merupakan pemudik lokal dalam provinsi DIY.
Pemudik yang berasal dari luar DIY terdiri atas pemudik dari Jakarta tujuh orang, Jawa Tengah tujuh orang, Banten satu orang dan Jawa Timur tiga orang. Pemudik yang berasal luar pulau Jawa ada tiga orang. “Kami akan terus melakukan pendataan,” katanya.
Menurut Kelik, perantau yang pulang tidak hanya didata. “Ada formulir yang diisi dan apabila ada gejala sakit, maka diminta memeriksakan diri ke puskesmas terdekat,” katanya.
BACA JUGA: Sate Beracun: Buru Pria yang Sarankan Nani Racuni Tomy, Polisi Juga Akan Periksa Tomy
Kepala Satuan Pelayanan Terminal Dhaksinarga, Sularjo mengatakan, hingga Selasa siang aktivitas di terminal masih sepi. Hal ini terlihat jumlah kedatangan armada bus yang tidak berbeda jauh dengan hari biasa.
“Masih sepi karena yang datang setiap harinya tidak sampai 100 orang,” katanya.
Larangan mudik secara resmi akan berlaku mulai Kamis (6/5/2021). Meski demikian, Terminal Dhaksinarga akan tetap beroperasi dan apabila ada pemudik yang nekat pulang akan didata kemudian diserahkan ke Satgas Penanggulangan Covid-19. “Kami juga lakukan sosialisasi kepada pengunjung terminal untuk mematuhi protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran virus Corona,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sukasto kalah dalam Pilur Ngoro-Oro Patuk dengan 855 suara, sementara Paryoto meraih 1.399 suara. Ia mengaku legawa menerima hasil.
El Nino dan karhutla menekan produksi pangan Nabire. Harga cabai naik dan inflasi September 2026 mencapai 2,82 persen.
Ajang lari lintas alam Biosferun 2026 kembali digelar pada 18 Oktober 2026. Memasuki penyelenggaraan kelima, event trail run ini menawarkan pengalaman berbeda.
Sugiono resmi dilantik menjadi Menko PMK dalam reshuffle Kabinet Merah Putih. Simak sejumlah capaian Sugiono selama menjabat Menlu.
Per 1 Oktober 2026, belum ada gerai KDMP di Kulonprogo yang beroperasi. Verifikasi dan validasi bangunan masih berlangsung.
Bahlil Lahadalia mengatakan Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi dibentuk untuk mempercepat eksekusi target hilirisasi dan transisi energi.