Jelang Jatuh Tempo, PBB Gunungkidul Baru Terkumpul Rp21,7 Miliar
PBB-P2 Gunungkidul mencapai Rp21,7 miliar menjelang jatuh tempo 30 September 2026. Wajib pajak diminta segera membayar agar terhindar denda.
Petugas dari Kejari Gunungkidul sedang mendaftar calon peserta vaksin yang diselenggarakan di Balai Kalurahan Gari, Kapanewon Wonosari, Kamis (15/7/2021). /Ist-dok Kejari Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Kejaksaan Negeri Gunungkidul bekerjasama dengan Dinas Kesehatan menyelenggarakan vaksinasi massal di Balai Kalurahan Gari, Kapanewon Wonosari, Kamis (15/7/2021). Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-61.
Kejari Gunungkidul, Ismaya Hera Wardanie mengatakan kegiatan bakti sosial dengan pelaksanaan vaksinasi massal diikuti sebanyak 335 orang yang berasal dari masyarakat sekitar. Selain itu, vaksinasi juga dilakukan kepada 15 pegawai Kejari Gunungkidul sehingga total peserta berjumlah 350 orang. “Semua berjalan lancar karena dalam pelaksanaan mendapatkan bantuan 15 petugas vaksin dari Dinas Kesehatan Gunungkidul,” kata Ismaya, Kamis.
Dia menjelaskan, vaksinasi massal digelar sebagai rangkaian untuk memperingati Hari Bhakti Adhyaksa ke-61. Selain itu, juga sebagai upaya membantu pemerintah untuk menanggulangi penyebaran virus corona. “Usai vaksinasi peserta juga kami berikan bingkisan sembako. Rencananya vaksinasi tahap kedua dilaksanakan pada 13 Agustus mendatang,” ungkapnya.
Baca juga: Ini Obat & Vitamin Pasien Gejala Covid-19 Ringan hingga Berat Rekomendasi 5 Organisasi Profesi
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta berkesempatan hadir dalam kegiatan vaksinasi massal yang diselenggarakan Kejaksaan Negeri Gunungkidul. Ia pun mengapresiasi kegiatan ini karena sebagai upaya menekan laju penyebaran virus corona di Bumi Handayani yang masih tinggi. “Dengan vaksinasi untuk meningkatkan daya tahan tubuh sehingga penularan virus corona dapat dicegah,” katanya.
Sunaryanta juga berharap pelaksanaan vaksinasi di Gunungkdul dapat berjaan dengan lancar. Adapun targetnya 70% dari jumlah penduduk dapat mengikuti program ini. “Mudah-mudahan dengan vaksin masyarakat bisa sehat sehingga memberikan dampak positif agar perekonomian tetap berjalan,” katanya.
Menurut dia, untuk penanggulangan virus corona bukan semata-mata tugas dari pemerintah. Namun demikian, upaya tersebut juga membutuhkan partisipasi masyarakat agar hasilnya dapat dioptimalkan. Sunaryanta mengimbau kepada masyarakat agar disiplin menjalankan protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran virus corona.
“Harus patuh dan disiplin menjalankan protokol kesehatan untuk menghindari potensi penularan penyakit,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PBB-P2 Gunungkidul mencapai Rp21,7 miliar menjelang jatuh tempo 30 September 2026. Wajib pajak diminta segera membayar agar terhindar denda.
Prabowo menemui Megawati di Teuku Umar untuk takziah Guruh Soekarnoputra. Keduanya juga berbincang soal bangsa dan negara.
MK memutus 20 permohonan uji materi UU siang ini, termasuk perkara UU Polri, Kesehatan, Perlindungan Konsumen, dan KUHP Nasional.
RI Peduli mewujudkan mimpi Mahesa, siswa SD Barunawati Semarang, memiliki sepeda untuk memudahkan perjalanan ke sekolah dan mengejar cita-cita
I Made Pajar Ariyana lolos final shortboard putra Asian Games 2026 setelah mengalahkan Jayuard Alciso dari Filipina.
Bregodo Suryatmojo turut menjadi etalase budaya sekaligus pintu promosi potensi kampung wisata di wilayah asalnya saat bertugas di kawasan Malioboro, Minggu (2