Sekarang Giliranmu, Ucapan Kim Kurniawan Sebelum Fornazari Cetak Gol untuk PSS
Kim Kurniawan mencetak dua asis saat PSS Sleman menang 3-0 atas PSM Makassar. Ia mengungkap ucapan “sekarang giliranmu” kepada Matheus Fornazari.
Foto ilustrasi pemakaman jenazah pasien dalam pengawasan (PDP) COVID-19 dengan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yakni membungkusnya menggunakan plastik./Ist-FOTO ANTARA
Harianjogja.com, BANTUL--Minimnya personel regu rukti jenazah perempuan, membuat Lurah Wirokerten, Banguntapan, Bantul turun tangan dalam menyucikan jenazah. Jumlah sukarelawan perempuan perlu ditambah khususnya dari kalangan muda.
Lurah Wirokerten, Rakhmawati menuturkan keterlibatannya dalam rukti jenazah Covid-19 perempuan karena minimnya sukarelawan perempuan perukti jenazah. Saat ini tim rukti jenazah perempuan di Wirokerten hanya berjumlah tiga orang termasuk dirinya. "Hanya saya, satu tracer (tim surveilance) dari Puskesmas dan satu orang sukarelawan perempuan dari Satgas," tuturnya Minggu (25/7/2021).
Setiap ada pasien Covid-19 perempuan meninggal, Rakhmawati akan menawarkan apakah keluarga melakukan rukti jenazah secara mandiri, melalui rumah sakit atau disucikan oleh sukarelawan. Bila keluarga mau terdlibat dalam rukti jenazah, tentunya keluarga akan dilengkapi APD lengkap dan didampingi tim sukarelawan. Namun bila tidak berani, maka tim yang jumlahnya tiga orang tadi yang akan menyucikan jenazah.
Seperti yang terjadi pekan lalu, Rakhmiwati kembali menyucikan jenazah Covid-19 perempuan setelah pihak keluarga tidak berani melakukan rukti. Sementara untuk melakukan rukti di rumah sakit diperlukan biaya yang tidak sedikit.
BACA JUGA: Tinjau Selter Asrama Haji Sleman, Panglima TNI: Semoga Sisa Bed Tidak Terpakai Lagi
"Kalau di rumah sakit kan prosesnya lama, antre, kemudian biaya. Jadi maka ya sudah saya bilang siapa yang berani keluarga, ternayata keluarga tidak berani. Saya kasih APD apa-apa tapi enggak berani. Terus saya ngajak tracer saya petugas kesehatan [untuk rukti jenazah]," ungkapnya.
Tercatat sudah empat kali Lurah Wirokerten dan tim melakukan rukti jenazah perempuan, bahkan salah satu jenazah merupakan kerabat dari bu Lurah. "Saya minta dibantu olek laki-laki untuk mengangkatnya. Kalau untuk rukti kami yang eksekusi di dalam, menyempurnakan jenazah, diberi klorin, kapas, semua lubang kita tutupi. Selesai kami tutup kemudian kami kafani," tuturnya.
Rakhmiwati mengungkapkan memang cukup kesusahan mencari kader sukarelawan perempuan untuk rukti jenazah perempuan. Kebanyakan dari mereka takut terpapar saat ditawari menjadi tim rukti jenazah. "Ya sudah saya enggak mau memaksa. Nanti kalau dipaksa pulang malah bisa benar-benar sakit," ujarnya.
Diakui Rakhmiwati untuk jenazah bukan Covid-19 tim rukti jenazah banyak sekali di padukuhan. "Kami mengajak warga, kami lengkapi APD komplet kita dampingi. Kami minta relawan di padukuhan untuk bersama kita melakukan rukti. Terutama yang muda, karena kebanyak tim rukti di wilayah itu baik putra maupun putri sudah sepuh," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kim Kurniawan mencetak dua asis saat PSS Sleman menang 3-0 atas PSM Makassar. Ia mengungkap ucapan “sekarang giliranmu” kepada Matheus Fornazari.
WNA Italia berinisial PZ dideportasi melalui Bandara YIA setelah diperiksa BNNP DIY terkait temuan cairan yang diduga mengandung etomidate.
IRGC Iran memperingatkan akan mengungkap target serangan dan senjata baru, termasuk menyoroti kabel internet bawah laut di Selat Hormuz.
Pemerintah memperpanjang tenggat wajib halal hingga 17 Oktober 2028. Pengusaha menyoroti kesiapan UMKM, biaya sertifikasi, dan edukasi.
Pengangguran DIY mencapai 70.560 orang pada Mei 2026. DPRD DIY mendorong sinergi sekolah dan industri untuk meningkatkan kompetensi lulusan.
Mahasiswa UMY, UII, UGM, dan HMI berunjuk rasa di DPRD DIY, Malioboro, untuk mengevaluasi dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.