Tinjau Selter Asrama Haji Sleman, Panglima TNI: Semoga Sisa Bed Tidak Terpakai Lagi

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal TNI Ganip Warsito dan Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabarkam) Polri Komjen Pol Arief Sulistyanto meninjau Asrama Haji sebagai tempat isolasi terpusat di Sleman, Minggu (25/7). - Ist.
25 Juli 2021 15:47 WIB Lugas Subarkah Sleman Share :

Harianjogja.com, MLATI--Memastikan proses isolasi pasien Covid-19 di selter berjalan dengan baik, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal TNI Ganip Warsito dan Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabarkam) Polri Komjen Pol Arief Sulistyanto meninjau Asrama Haji sebagai tempat isolasi terpusat di Sleman, Minggu (25/7/2021).

Dalam tinjauannya, Marsekal Hadi Tjahjanto menyampaikan semua prosedur pelayanan telah dijalankan dengan baik di tempat isolasi terpusat Asrama Haji ini. “Ini pelaksanaannya sudah baik. Bagus sekali,” ujarnya.

BACA JUGA : Orang Tua Waspada! Ribuan Anak di DIY Terpapar Covid-19

Ia menunjau mulai dari penghuni, tenaga kesehatan yang melayani, persedian obat-obatan, fasilitas yang tersedia, mulai dari makan, minum, kamar isolasi sampai dengan petugas keamanan dan petugas kebersihan semua tersedia dan telah memenuhi standar.

Penyediaan tempat isolasi terpusat ini adalah bagian dari upaya pemerintah untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat yang terpapar terkonfirmasi positif Covid-19. Di Asrama Haji Sleman terdapat 78 tempat tidur yang saat ini terisi 51 dan sisa 27. “Semoga sisa ini tidak terisi lagi,” katanya.

Panglima berharap upaya dalam menekan angka kasus Covid-19 bisa tertekan dengan angka terendah  dengan catatan kerja keras antar elemen dengan testing dan tracing baik melalui media digital maupun pergerakan di lapangan untuk wawancara yang masuk dalam kontak erat.

Letjen TNI Ganip Warsito, mengatakan penyebaran virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 itu dibawa dan ditularkan oleh perantara manusia. Sehingga dengan penerapan protokol kesehatan tersebut maka seseorang dapat mencegah dari ancaman penularan Covid-19. “Tetap disiplin protokol kesehatan khususnya dalam pelaksanaan 3M,” ungkapnya.

BACA JUGA : Banyak Orang Muda di Sleman Belakangan Terpapar Corona

Ia juga berpesan masyarakat agar turut mensukseskan pelaksanaan vaksinasi. Dalam hal ini, Ganip mendorong agar seluruh masyarakat dapat mengikuti dan menyukseskan program vaksinasi untuk mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity.

Melalui vaksinasi, kekebalan tubuh seseorang akan lebih kuat dan memiliki perlindungan yang lebih optimal terhadap ancaman Covid-19. “Ikuti vaksinasi. Karena dua hal ini yang akan melindungi diri kita dari Covid-19,” jelas Ganip.

Komjen Pol Arief Sulistyanto, menuturkan apa yang dilakukan pemerintah dengan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) adalah untuk melindungi dan menyelamatkan masyarakat dari pandemi Covid-19.

“Ada keadaan yang berbeda pada saat ini merupakan konsekuensi tanggung jawab bersama. Ini merupakan tanggung jawab bersama Pemerintah, TNI, POLRI dan masyarakat,” katanya.