Bupati Gunungkidul Lantik 80 Pejabat, Tegaskan Tak Ada Lagi Titipan
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih melantik 80 pejabat baru. Ia menegaskan pengisian jabatan berdasarkan kinerja dan meritokrasi.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pentas seni wayang kulit yang digelar di Balai Kalurahan Ngleri, Playen pada Minggu (22/8/2021) malam dibubarkan oleh petugas dari Tim Pengendalian Pengawasan Penegakan Hukum (Dalwas Gakkum) Gunungkidul. Petugas membubarkan karena acara tersebut menimbulkan kerumuman warga.
Kepala Bidang Penegakkan Perda, Satuan Polisi Pamong Praja Gunungkidul, Sugito mengatakan, meski digelar di balai kalurahan, pementasan wayang bukan diselenggarakan oleh Pemerintah Kalurahan Ngleri. Pementasan diselenggarakan oleh salah seorang warga menggelar syukuran.
BACA JUGA: Pengawasan Pelancong Malioboro Dimulai dari Kedatangan Bus
“Tidak ada izin. Memang pemerintah kalurahan sempat mengajukan ke kapanewon, tapi tidak dikeluarkan,” kata Sugito kepada wartawan, Senin (23/8/2021).
Menurut dia, pembubaran sempat berjalan alot karena penyelenggara tetap ingin menyelenggarakan pementasan hingga tuntas. Petugas tidak mau mengambil risiko, karena meski wayang kulit sudah dimulai, namun acara tetap dihentikan.
“Setelah dilakukan negosiasi akhirnya pentas dihentikan. Penonton pun akhirnya membubarkan diri,” katanya.
Menurut Sugito, pertunjukan ini dipadati ratusan penonton. Warga rindu akan tontontan di masyarakat. “Informasi awal tidak ada penonton, tapi ternyata banyak yang nonton. Jadi, kami terpaksa menghentikannya,” katanya.
Terpisah, Lurah Ngleri Supardal belum bisa dikonfirmasi terkait dengan penyelenggaraan pentas wayang kulit di balai kalurahan yang dibubarkan oleh tim dalwas gakkum kabupaten. Pada saat dihubungi yang bersangkutan tidak memberikan jawaban. Saat dikirimi pesan singkat, dia tidak memberikan balasan.
BACA JUGA: Anggota DPRD Bantul Dipukul hingga Berdarah Saat Melerai Tetangga Bertengkar! Massa Kepung Polsek
Panewu Playen Muhammad Setyawan Indriyanto mengatakan tidak pernah memberikan izin ataupun rekomendasi penyelenggaraan pentas seni wayang kulit. “Tidak ada permohonan yang masuk. Jika ada yang mengajukan pun tidak akan diberikan perizinan,” kata Setyawan.
Ia pun mengimbau kepada masyarakat untuk mematuhi peraturan yang berlaku pada saat PPKM level empat. Pasalnya, saat sekarang tidak boleh menyelenggarakan kegiatan yang bersifat mengumpulkan masa. Hal ini dilakukan untuk mengurangi risiko penularan virus Corona. “Harap bersabar dulu dan aturan yang ada harus dipatuhi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih melantik 80 pejabat baru. Ia menegaskan pengisian jabatan berdasarkan kinerja dan meritokrasi.
Honda membuka peluang mempertimbangkan kembali Fit di AS. Simak kabar terbaru soal Honda Jazz dan peluang hatchback legendaris itu kembali ke Indonesia.
DPRD Gunungkidul menargetkan Raperda RTRW 2026-2046 disahkan Senin (31/8/2026) setelah persetujuan substansi pemerintah pusat terbit.
Keamanan rekening berawal dari HP. Simak 9 kebiasaan yang perlu dihindari serta tips aman menggunakan mobile banking agar data dan uang tetap terlindungi.
BIGBANG akan konser di JIS pada 16 Januari 2027. Simak daftar harga tiket mulai Rp1,55 juta, kategori, serta jadwal penjualan lengkapnya.
Logo Superman bukan sekadar huruf "S". Berawal dari lencana polisi 1938, berevolusi menjadi simbol harapan universal. Simak 85 tahun perjalanan ikon budaya pop