Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, saat meninjau rumah Saliyah, Minggu (19/9/2021)-Ist
Harianjogja.com, SLEMAN--Beberapa hari terakhir ramai diperbincangkan di media sosial seorang nenek Bernama Saliyah yang tinggal di rumah tidak layak hunu. Merespons hal ini, Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo memberi bantuan kepada nenek tersebut sembari mengajak masyarakat untuk tidak segan melaporkan kondisi mereka yang membutuhkan bantuan.
Kustini mendatangi Saliyah di rumahnya, Dusun Guyangan Kajor, Kalurahan Nogotirto, Kapanewon Gamping, minggu (19/9/2021) siang. Kunjungan Kustini ke rumah mbah Suliyah kali ini, berangkat dari sejumlah aduan di media sosial twitter yang menyebutkan jika perempuan berusia 77 tahun itu hidup dengan kondisi yang jauh dari kata layak dan membutuhkan bantuan.
“Berdasarkan informasi yang saya dapat Sabtu kemarin, hari ini langsung saya respons dengan mengunjungi kediaman mbah Saliyah untuk memastikan kondisi beliau. Dan ternyata laporan itu benar,” ujarnya.
Saliyah tinggal bersama adiknya dengan status warga sleman, setelah ditinggal meninggal suami. Di usianya yang tak lagi sekuat dulu, Saliyah masih mengais rejeki dengan membuat anyaman ketupat dan mendapat upah Rp4.000 per hari. Saliyah menempati gubuk berukuran kurang dari 2 meter persegi.
BACA JUGA: Aturan Ganjil Genap Masuk Objek Wisata Jogja Baru Wacana
Di dalam gubuk tidak ada kakus, Saliyah juga terkadang harus pergi ke sungai untuk mencuci. Kustini menyampaikan Pemkab Sleman akan segera membenahi rumah yang ditempat mbah Saliyah. Selain bantuan rehab, Kustini melalui Dinas Sosial juga memberikan bantuan peralatan rumah dan kebutuhan pribadi.
"Mbah Saliyah juga akan kami masukkan dalam program Asistensi Lanjut Usia Terlantar [ASLUT], dimana setiap bulannya beliau akan menerima Rp150.000. Semoga semua bantuan ini bisa meringankan beliau untuk menjalani masa tuanya,” katanya.
Menurutnya, Saliyah adalah contoh yang harus diperhatikan oleh Pemkab Sleman dan masyarakat sekitar. Maka ia meminta masyarakat untuk tidak segan melaporkan kondisi masyarakat yang memang membutuhkan bantuan. "Dengan media sosial ini, kami merasa sangat terbantu. Insyallah semua problem atau laporan akan segera kita respon dengan tinjauan," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
KNKT mengungkap 6 faktor penyebab tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan Commuter Line di Bekasi Timur. Dari sinyal hingga pengereman, ini temuan lengkapnya.
Astra Motor Yogyakarta menggelar Bootcamp Road to Cari Aman Academy untuk mengasah kompetensi siswa sebagai pelopor keselamatan berkendara.
MotoGP Adelaide 2027 terancam batal setelah gugatan lingkungan menghentikan pembangunan sirkuit. 400 pohon berpotensi ditebang, debut pun tidak aman.
Uji coba pedestrian Malioboro digelar Oktober-November 2026. Kendaraan dibatasi pukul 10.00-23.00 WIB, tamu hotel tetap dapat akses khusus.
Anthropic bersiap IPO dengan target valuasi di atas US$2 triliun. Simak daftar IPO terbesar dunia dan posisi SpaceX.