Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, saat meninjau rumah Saliyah, Minggu (19/9/2021)-Ist
Harianjogja.com, SLEMAN--Beberapa hari terakhir ramai diperbincangkan di media sosial seorang nenek Bernama Saliyah yang tinggal di rumah tidak layak hunu. Merespons hal ini, Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo memberi bantuan kepada nenek tersebut sembari mengajak masyarakat untuk tidak segan melaporkan kondisi mereka yang membutuhkan bantuan.
Kustini mendatangi Saliyah di rumahnya, Dusun Guyangan Kajor, Kalurahan Nogotirto, Kapanewon Gamping, minggu (19/9/2021) siang. Kunjungan Kustini ke rumah mbah Suliyah kali ini, berangkat dari sejumlah aduan di media sosial twitter yang menyebutkan jika perempuan berusia 77 tahun itu hidup dengan kondisi yang jauh dari kata layak dan membutuhkan bantuan.
“Berdasarkan informasi yang saya dapat Sabtu kemarin, hari ini langsung saya respons dengan mengunjungi kediaman mbah Saliyah untuk memastikan kondisi beliau. Dan ternyata laporan itu benar,” ujarnya.
Saliyah tinggal bersama adiknya dengan status warga sleman, setelah ditinggal meninggal suami. Di usianya yang tak lagi sekuat dulu, Saliyah masih mengais rejeki dengan membuat anyaman ketupat dan mendapat upah Rp4.000 per hari. Saliyah menempati gubuk berukuran kurang dari 2 meter persegi.
BACA JUGA: Aturan Ganjil Genap Masuk Objek Wisata Jogja Baru Wacana
Di dalam gubuk tidak ada kakus, Saliyah juga terkadang harus pergi ke sungai untuk mencuci. Kustini menyampaikan Pemkab Sleman akan segera membenahi rumah yang ditempat mbah Saliyah. Selain bantuan rehab, Kustini melalui Dinas Sosial juga memberikan bantuan peralatan rumah dan kebutuhan pribadi.
"Mbah Saliyah juga akan kami masukkan dalam program Asistensi Lanjut Usia Terlantar [ASLUT], dimana setiap bulannya beliau akan menerima Rp150.000. Semoga semua bantuan ini bisa meringankan beliau untuk menjalani masa tuanya,” katanya.
Menurutnya, Saliyah adalah contoh yang harus diperhatikan oleh Pemkab Sleman dan masyarakat sekitar. Maka ia meminta masyarakat untuk tidak segan melaporkan kondisi masyarakat yang memang membutuhkan bantuan. "Dengan media sosial ini, kami merasa sangat terbantu. Insyallah semua problem atau laporan akan segera kita respon dengan tinjauan," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Google resmi meluncurkan Pixel 11 Series yang terdiri dari Pixel 11, Pixel 11 Pro, Pixel 11 Pro XL, dan Pixel 11 Pro Fold. Dibekali Tensor G6, Gemini AI terbaru
ASUS ExpertBook P5 G2, Laptop Kerja Terbaik Berbasis Intel Core Ultra Series 3Performa, efisiensi dan keamanan kelas bisnis dalam laptop berdesain ringkas
MK cabut larangan penggunaan lambang Garuda Pancasila di luar ketentuan UU. Masyarakat kini bebas memakai Garuda di kaus, topi, hingga atribut lainnya tanpa san
Marselino Ferdinan sukses jalani operasi lutut di Spanyol usai cedera saat TC Timnas di Bali. Pemain 21 tahun itu harus absen 2 bulan. Ini pesannya untuk Erick
Desa Sejahtera Astra Bugisan memiliki daya pikat tersendiri setelah berhasil mengembangkan potensi budaya dan wisatanya.