WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Gunung Merapi dilihat dari Jurangjero, Srumbung, Kabupaten Magelang, 7 Januari 2021. /Harian Jogja-Nina Atmasari
Harianjogja.com, CANGKRINGAN--Seorang pria bernama Selamiyo, 35 tahun, warga padukuhan Padukuhan Kalitengah Lor, Kalurahan Glagaharjo, Kapanewon Cangkringan, Sleman dilaporkan hilang di Kawasan Gunung Merapi Selasa (21/9/2021).
Koordinator Sarlinmas Kaliurang Sleman Kiswanto, menjelaskan Kiswanto dilaporkan pamit meninggalkan rumahnya pada Selasa (21/9/2021) sekira pukul 09.00 WIB. “Yang bersangkutan pamit ke keluarganya mau naik Merapi,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (22/9/2021).
BACA JUGA : Pamit Naik Gunung Merapi, Warga Cangkringan Hilang
Selamiyo diketahui memiliki gangguan jiwa, sehingga saat keluar rumah, warga sempat mengikutinya. Berdasarkan keterangan warga, Selamiyo terlihat berjalan melalui Klangon, ke arah utara menuju bukit Kendil. Saat coba dipanggil, Selamiyo masih menyahut sampai dua kali.
Meski terdengar suaranya, warga tidak melihat secara visual keberadaan Selamiyo. Karena hari sudah sore dan pada waktu itu terjadi hujan serta turun kabut, warga yang berusaha mencarinya turun. Diputuskan pencarian akan dilanjutkan pada keesokan harinya, rabu (22/9/2021).
Pencarian telah dilanjutkan dengan melibatkan relawan, Polsek Cangkringan dan perangkat Kalurahan Glagaharjo. Area pencarian juga sudah diperluas hingga wilayah sisi utara bukti Kendil. Namun sampai saat ini belum ditemukan keberadaan Selamiyo.
BACA JUGA : 6 Jam, Merapi Keluarkan 18 Kali Guguran Lava Pijar Sejauh 1,8 Km
Pihaknya baru mendapat laporan pada Rabu (22/9/2021) siang. Saat ini telah diturunkan sebanyak lima personel untuk melakukan asesmen dan kemudian ditentukan bagaimana langkah pencarian selanjutnya. “Langkah selanjutnya mau buka operasi pencarian atau hanya sekadar pencarian masyarakat setempat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
KPK menyambut positif pembentukan tim penyidik Kejagung untuk menangani kasus Febrie Adriansyah yang kini masih berstatus saksi.
KPPU telah memutus enam perkara persaingan usaha hingga Juni 2026 dengan total denda Rp767 miliar. Enam perkara lainnya masih diproses.
BKPM mengungkap lelang pengembangan sistem OSS senilai Rp26,46 miliar gagal karena tidak ada penyedia yang sanggup menyelesaikan proyek.
Polres Bantul menangkap dua pelaku pembobolan toko kelontong di Jambidan berbekal rekaman CCTV dan sidik jari. Kerugian korban mencapai Rp12,5 juta.
Dokter UI mengembangkan NAVI-HF berbasis AI untuk mendeteksi penumpukan cairan paru pada pasien gagal jantung dengan akurasi mencapai 86 persen.