Berdiri di Atas TKD, Pabrik Batu di Gunungkidul Ditutup Paksa
Pabrik penggilingan batu di Gunungkidul ditutup karena berdiri di tanah kas desa yang dilarang untuk aktivitas pertambangan.
Sejumlah pengunjung terlihat bermain di kawasan Pantai Ngandong, Tepus, Kapanewon Tepus. Minggu (3/10/2021). /Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Destinasi wisata di Gunungkidul belum ada yang dibuka hingga sekarang. Meski demikian, di sejumlah pantai banyak dikunjungi wisatawan.
Berdasarkan pantauan yang dilakukan Harianjogja.com, banyak petugas yang berjaga di tempat pemungutan retribusi di Pos Baron, Minggu (3/10/2021). Meski demikian, penjagaan itu tak lantas membuat kawasan pantai terbebas dari wisatawan. Pasalnya, pengunjung masih bisa masuk ke kawasan pantai mulai dari Indrayanti hingga Baron.
Petugas parkir di Pantai Indryanti berdiri di pinggir jalan untuk menawarkan jasanya. Kendaraan dengan plat nomor luar daerah juga terparkir di area yang disediakan warga.
Baca juga: Sleman Buka Serentak PTM SMP Negeri & Swasta, SD Kapan?
Sejumlah pengujung pun terlihat bermain atau berfoto di pinggir pantai. Kondisi yang sama juga terlihat di Pantai Ngandong, yang lokasinya berada di sisi barat Pantai Indrayanti. Salah seorang pengunjung asal Solo, Setiyawan memanfaatkan libur akhir pekan untuk berwisata ke Gunungkidul.
Ia mengaku pada saat di TPR Baron diminta untuk balik arah, tapi saat di jalan ada warga yang menawari jasa mengantar masuk pantai. "Saya menerimanya, meski harus mengeluarkan sejumlah uang sebagai jasa mengantar," katanya, Minggu.
Setiyawan pun akhirnya bisa masuk pantai setelah melalui jalan-jalan kecil yang melewati perkampungan. "Ternyata di pantai juga banyak yang bisa masuk. Warung-warung juga pada buka," ungkapnya.
Baca juga: Tingkat Hunian Hotel di DIY Melesat Tajam
Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Hary Sukmono menyayangkan adanya pengunjung yang bisa masuk ke kawasan wisata, khususnya pantai. Padahal, menurut dia, hingga sekarang belum ada instruksi membuka destinasi wisata sesuai denhan kebijakan PPKM level 3.
"Ternyata masih ada yang menerobos masuk," katanya.
Dia pun berharap kepada wisatawan atau pelaku usaha di kawasan wisata bersabar. Pasalnya, hingga sekarang masih mengurus segala persyaratan untuk dapat kembali membuka destinasi.
"Masih dalam proses sehingga butuh dukungan dari seluruh masyarakat agar semua bisa kondusif. Tujuannya, agar seluruh persyaratan terpenuhi sehingga wisata bisa dibuka kembali," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pabrik penggilingan batu di Gunungkidul ditutup karena berdiri di tanah kas desa yang dilarang untuk aktivitas pertambangan.
Gemini AI tidak selalu bisa mentranskrip rekaman suara secara langsung. Ketahui penyebabnya dan beberapa solusi praktis yang dapat dicoba
Indonesia dan India akan memperingati 100 tahun diplomasi pendidikan yang terinspirasi dari Ki Hajar Dewantara dan Rabindranath Tagore.
Faik Fahmi resmi diangkat sebagai Direktur Utama Pelita Air menggantikan Dendy Kurniawan. Simak susunan direksi terbaru maskapai tersebut.
Polres Gunungkidul masih menyelidiki dugaan penipuan proyek KDMP. Dua terduga mangkir dari panggilan, sementara tujuh orang dipastikan korban.
PMI asal Sleman, Ponirah, dipulangkan dari Malaysia akibat stroke. Berikut kronologi perjalanan hingga tiba di rumah.