Long Weekend Kenaikan Yesus, PAD Wisata Gunungkidul Tembus Rp1,7 M
Libur panjang Kenaikan Yesus Kristus mendongkrak kunjungan wisata Gunungkidul hingga 145 ribu orang dengan PAD mencapai Rp1,7 miliar.
Sejumlah pengunjung terlihat bermain di kawasan Pantai Ngandong, Tepus, Kapanewon Tepus. Minggu (3/10/2021). /Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Destinasi wisata di Gunungkidul belum ada yang dibuka hingga sekarang. Meski demikian, di sejumlah pantai banyak dikunjungi wisatawan.
Berdasarkan pantauan yang dilakukan Harianjogja.com, banyak petugas yang berjaga di tempat pemungutan retribusi di Pos Baron, Minggu (3/10/2021). Meski demikian, penjagaan itu tak lantas membuat kawasan pantai terbebas dari wisatawan. Pasalnya, pengunjung masih bisa masuk ke kawasan pantai mulai dari Indrayanti hingga Baron.
Petugas parkir di Pantai Indryanti berdiri di pinggir jalan untuk menawarkan jasanya. Kendaraan dengan plat nomor luar daerah juga terparkir di area yang disediakan warga.
Baca juga: Sleman Buka Serentak PTM SMP Negeri & Swasta, SD Kapan?
Sejumlah pengujung pun terlihat bermain atau berfoto di pinggir pantai. Kondisi yang sama juga terlihat di Pantai Ngandong, yang lokasinya berada di sisi barat Pantai Indrayanti. Salah seorang pengunjung asal Solo, Setiyawan memanfaatkan libur akhir pekan untuk berwisata ke Gunungkidul.
Ia mengaku pada saat di TPR Baron diminta untuk balik arah, tapi saat di jalan ada warga yang menawari jasa mengantar masuk pantai. "Saya menerimanya, meski harus mengeluarkan sejumlah uang sebagai jasa mengantar," katanya, Minggu.
Setiyawan pun akhirnya bisa masuk pantai setelah melalui jalan-jalan kecil yang melewati perkampungan. "Ternyata di pantai juga banyak yang bisa masuk. Warung-warung juga pada buka," ungkapnya.
Baca juga: Tingkat Hunian Hotel di DIY Melesat Tajam
Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Hary Sukmono menyayangkan adanya pengunjung yang bisa masuk ke kawasan wisata, khususnya pantai. Padahal, menurut dia, hingga sekarang belum ada instruksi membuka destinasi wisata sesuai denhan kebijakan PPKM level 3.
"Ternyata masih ada yang menerobos masuk," katanya.
Dia pun berharap kepada wisatawan atau pelaku usaha di kawasan wisata bersabar. Pasalnya, hingga sekarang masih mengurus segala persyaratan untuk dapat kembali membuka destinasi.
"Masih dalam proses sehingga butuh dukungan dari seluruh masyarakat agar semua bisa kondusif. Tujuannya, agar seluruh persyaratan terpenuhi sehingga wisata bisa dibuka kembali," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Libur panjang Kenaikan Yesus Kristus mendongkrak kunjungan wisata Gunungkidul hingga 145 ribu orang dengan PAD mencapai Rp1,7 miliar.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.
Jadwal KRL Solo–Jogja Jumat 22 Mei 2026 kembali normal. Cek jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.
Perbankan DIY tetap stabil Maret 2026. Aset dan DPK tumbuh, tapi kredit justru turun 1,48%.