Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN-Polisi menangkap pengendara mobil yang melarikan diri setelah menabrak motor hingga menyebabkan pengendara motor tewas di Moyudan pada Selasa (19/20/2021) malam. Pelaku ditangkap saat berada di rumahnya, di Purworejo, Jawa Tengah.
Kanit Laka Lantas Polres Sleman, Iptu Galan Adi Darmawan, menjelaskan pelaku ditangkap pada Rabu (20/10/2021) sekira pukul 11.00 WIB, tepatnya di Kecamatan Kemiri, Kabupaten Purworejo. “Lalu kami bawa ke Mako Polres Sleman untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.
Ia menuturkan pelaku berinisial H, laki-laki 32 tahun warga Kecamatan Kemiri, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Polisi kata dia, telah memiliki cukup alat bukti untuk menangkap dan memeriksa H. Adapun mobil Daihatsu Xenia warna silver bernomor polisi B 1474 UFK diketahui merupakan milik kakak H.
BACA JUGA: Elon Musk Tambah Sugih dan Jadi Triliuner Pertama di Dunia Berkat SpaceX
Mobil tersebut ditinggalkan H di SPBU Kadipiro dalam kondisi rusak parah di bagian depan. Setelah kejadian H memutuskan kabur menggunakan bus menuju rumahnya di Purworejo. “Katanya panik, nanti kami perdalam lagi di pemeriksaan di kantor,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo 26 Oktober 2026, dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Kereta pertama pukul 05.05 WIB, tarif Rp8.000.
BPBD Sleman telah menyalurkan 1.024.000 liter air bersih hingga Oktober 2026. Sebanyak 11 sekolah dan Puskesmas Ngaglik II masih membutuhkan bantuan.
PSMS Medan mengalahkan PSIS Semarang 2-1 dan naik ke posisi kedua Grup A Pegadaian Championship 2026/2027. Dua kartu merah mewarnai laga.
Shin Tae-yong menyayangkan pemecatan sejumlah pelatih Super League 2026/2027, termasuk Jean-Paul van Gastel dan Marcos Santos setelah kalah dari Persija.
Gunung Lokon di Tomohon masih berstatus Waspada. Masyarakat dan wisatawan dilarang mendekati Kawah Tompaluan dalam radius 1,5 kilometer.