Bangunan Sudah Jadi, Kampung Nelayan Bantul Masih Tertutup
KNMP Poncosari Bantul belum beroperasi meski pembangunan selesai sejak Januari 2026. Serah terima aset dari pemerintah pusat masih ditunggu.
Suasana penyelenggaraan Pasar Kangen oleh TBY yang dilakukan sebelum pandemi Covid-19 melanda. (Dok. Pasar Kangen TBY)
Harianjogja.com, JOGJA - Taman Budaya Yogyakarta (TBY) kembali menghadirkan gelaran Pasar Kangen 2021 untuk menyapa pecinta kuliner dan produk-produk lawas se-antero Jogja. Mengambil tema Gathuk tanpa Kepethuk, Pasar Kangen 2021 akan digelar sepenuhnya daring pada 28 Oktober-6 November mendatang.
Kepala Seksi Penyajian dan Pengembangan Seni Budaya TBY, Budi Supardi mengatakan, setelah absen pada tahun lalu akibat pandemi Covid-19, kini penyelenggaraan Pasar Kangen kembali dihadirkan. Konsep acara yang biasanya digelar secara fisik di halaman TBY, kini harus disesuaikan akibat pandemi.
"Pasar kangen TBY 2021 akan digelar secara daring dan rekomendasi sudah turun, skemanya nanti taping video dan recording lalu diunggah di web, youtube dan medsos secara virtual. Kan biasanya sebelumnya digelar di halaman TBY secara fisik, sekarang belum bisa dan seluruhnya Pasar Kangen 2021 akan digelar daring," kata Budi, Selasa (26/10/2021).
Sama seperti penyelenggaraan di tahun-tahun sebelumnya, beragam kuliner lokal dan khas dari berbagai daerah di DIY serta barang-barang atau produk lawas akan hadir memanjakan pengunjung. Semuanya itu nantinya ditampilkan di situs web www.pasarkangen.com. Lebih dari 100 usaha kecil menengah (UKM) dan pelaku seni ikut berpartisipasi dalam acara tahunan ini.
"Transaksinya semua online, baik perajin, seni tradisi, atau yang lain. Kita kan juga melibatkan pelaku UKM tiap kabupaten/kota dan itu mewakili semua ikon yang ada di DIY. Misalkan geblek yang khas Kulonprogo itu ya jualnya online melalui web dan nanti skemanya delivery. Jadi mau tidak mau memang konsepnya kita ubah, tapi kegiatan dan ekonomi tetap jalan," ujarnya.
Baca juga: Bocah 12 Tahun Asal Kulonprogo Wakili DIY dalam Lomba Wayang Golek Tingkat Nasional
Budi menyebut, proses pengambilan video dan cuplikan pendek (teaser) panganan, kegiatan seni dan berbagai penampil telah dilakukan beberapa waktu lalu. Nantinya materi akan diunggah bertepatan dengan dimulainya penyelenggaraan Pasar Kangen 2021 yakni pada 18 Oktober mendatang.
"Kita kan sebagai fasilitatornya, semua kegiatan di Pasar Kangen tujuannya adalah mempertemukan pelaku seni, UKM dan lain sebagainya untuk meningkatkan daya saing dan produk mereka, misalnya di Kota Jogja yang ingin kita angkat kipo yang khas Kotagede, atau yang lain nah ini kan kesempatan agar panganan lokal bisa lebih dikenal dan eksis," kata Budi.
Kepala TBY, Diah Tutuko Suryandaru mengatakan, gelaran Pasar Kangen 2021 tidak bertujuan ekonomi dan seremonial belaka. Selain ingin mengajak pengunjung bernostalgia dengan ragam panganan serta kuliner tempo dulu maupun produk lawas, pihaknya ingin mengajak masyarakat untuk melestarikan budaya transaksi pada kegiatan pasar.
Menurut Diah, belakangan kecanggihan teknologi membuat proses dan kegiatan transaksi pasar perlahan-lahan menjadi tergerus. Tawar menawar, dialog pembeli dan penjual serta aspek sosial budaya yang hadir di dalam pasar fisik diubah ke dalam bentuk instan pasar digital.
"Karenanya melalui Pasar Kangen 2021 yang masih dalam suasana pandemi Covid-19 ini, kami ingin kembali mengolaborasikan kegiatan seni dan pertunjukan serta transaksi pasar. Meskipun digelar secara daring namun, kami harap tidak menghilangkan esensi pasar yang sebenarnya," kata Diah. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KNMP Poncosari Bantul belum beroperasi meski pembangunan selesai sejak Januari 2026. Serah terima aset dari pemerintah pusat masih ditunggu.
Baku tembak terjadi di Festival Salsa on St. Clair, Toronto, Kanada. Dua orang tewas dan enam lainnya terluka dalam insiden tersebut.
DIY mencatat 25 kasus kusta hingga triwulan II 2026. Pemda memperkuat skrining, deteksi dini, dan edukasi untuk mempercepat eliminasi kusta.
KPK menyita uang tunai dan emas 2,5 kilogram dari rumah di Laweyan yang diduga menjadi safe house Bupati Sukoharjo Etik Suryani.
Kylian Mbappe memimpin daftar kontribusi gol Piala Dunia 2026 dengan 11 keterlibatan gol, unggul tipis atas Lionel Messi.
Komjak meminta Kejagung segera menetapkan Jampidsus definitif usai Febrie Adriansyah mundur dan telah menginventarisasi 10 nama calon.