Sapi 1 Ton Asal Gunungkidul Dibeli Presiden Prabowo untuk Kurban
Sapi simmental berbobot 1 ton asal Gedangsari, Gunungkidul, dibeli Presiden Prabowo Subianto untuk kurban tahun ini.
Kepala Diskominfo Gunungkidul Wahyu Nugroho (kiri) dan Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika, Asar Janjang Riyanti menunjukkan piagam penghargaan didapat dari ajang AHM 2021 dari Kemenkominfo, Selasa (9/11/2021)./Harin Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Pemkab Gunungkidul di awal November ini memperoleh sejumlah penghargaan di bidang kehumasan. Selain sebagai bentuk capaian kinerja, penghargaan tersebut diharapkan menjadi pendorong untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.
Penghargaan pertama diraih pada ajang Anugerah Media Humas (AMH) yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Kamis (4/11). Adapun jenis penghargaan yang diraih, yakni sebagai Pemerintah Kabupaten/Kota terbaik I untuk Kategori Media Sosial dan Pemerintah Kabupaten/Kota terbaik III untuk Kategori Website.
Tak berselang lama atau tepatnya Rabu (10/11), Komisi Penyiaran Informasi Daerah (KPID) DIY memberikan penghargaan kepada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) sebagai badan publik dengan capaian nilai tertinggi di Kabupaten Gunungkidul.
Kepala Diskominfo Gunungkidul, Wahyu Nugroho mengatakan ada empat kategori yang dilombakan yaitu Siaran Pers (Media Online), Media Sosial, Website dan Komunikasi Publik. Dari empat kategori ini Diskominfo Gunungkidul meraih dua penghargaan sekaligus. “Kami juga memperoleh penghargaan dari KPID DIY tentang badan publik dengan nilai tertinggi di Gunungkidul,” katanya, Jumat (12/11).
Wahyu berharap penghargaan tersebut akan semakin memotivasi jajarannya dalam kinerja kehumasan agar terus memberikan pelayanan yang terbaik. Selain itu, juga untuk menguatkan peran humas pemerintah memberikan informasi kepada masyarakat.
“Keberhasilan kami juga tidak lepas dari peran teman-teman pers. Kami berharap sinergi yang telah terjalin dengan baik terus dapat ditingkatkan,” katanya.
Dia mengungkapkan, untuk penghargaan AMH baru pertama kali diterima Pemkab Gunungkidul. Untuk kategori media sosial, Gunungkidul harus bersaing dengan Kabupaten Bantul dan Sleman.
Menurut dia, lomba ini bertujuan untuk memperkuat peran humas pemerintah dalam menyebarkan informasi terkait program Pemkab Gunungkidul. Salah satunya berkaitan dengan penanganan pandemi Covid-19.
“Kami bangga dengan apa yang telah diraih dan ini menjadi motivasi untuk terus menunjukkan kinerja terbaik,” katanya.
Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, Diskominfo Gunungkidul, Asar Janjang Riyanti menambahkan di lomba AMH yang diselenggarakan Kemenkominfo ini ada empat parameter yang digunakan untuk melakukan penilaian website. Di antaranya tampilan desain, konten, teknologi dan interaksi dengan audiens.
“Tentunya dengan berbagai penghargaan ini dijadikan motivasi untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sapi simmental berbobot 1 ton asal Gedangsari, Gunungkidul, dibeli Presiden Prabowo Subianto untuk kurban tahun ini.
Panduan membaca hasil TKA Kemendikdasmen agar peserta didik memahami makna skor dan kategori penilaian akademik.
Dinas Kebudayaan (Disbud) Bantul kembali menggelar kegiatan Internalisasi Kesejarahan melalui Pembinaan Komunitas.
Harga LPG non-subsidi di Kulonprogo naik sekitar Rp10 ribu per tabung, penjualan mulai menurun di sejumlah pangkalan.
Leo/Daniel naik peringkat BWF usai juara Thailand Open 2026, diikuti perubahan ranking atlet bulu tangkis Indonesia lainnya.
Van Gastel soroti laga tanpa penonton di Liga Indonesia, sambil menikmati musim perdana bersama PSIM Jogja.