Tol Jogja-Solo di Ringroad Kronggahan Rampung Oktober 2026, Desember Fungsional
Tol Jogja-Solo Paket 2.2 di Kronggahan ditargetkan rampung Oktober 2026, termasuk Ramp On dan Ramp Off yang terhubung ke Jogja-Bawen.
Ilustrasi banjir./Bisnis Indonesia-Paulus Tandi Bone
Harianjogja.com, BANTUL--Turunnya intensitas hujan berbanding lurus munculnya kejadian bencana di Bantul. Dua hari hujan mereda, penambahan titik bencana menurun.
Plt. Kepala BPBD Bantul, Agus Yuli menyampaikan turunnya intensitas hujan di akhir pekan berpengaruh terhadap turunnya penambahan bencana di Bantul. "Ya relatif tidak ada [bencana], karena baru menurun hujannya. Kemarin itu malah terang benderang. Ini baru hujan sebentar, terus terang lagi," ujarnya pada Sabtu (14/11/2021).
BACA JUGA : Klaten Siaga Darurat Bencana Banjir
"Hujan sangat berpengaruh terhadap ada tidaknya bencana. Intensitas hujan sangat berpengaruh," tambahnya.
Disampaikan Agus berdasarkan data hingga Sabtu (13/11) total ada 17 titik bencana di Kabupaten Bantul yang terjadi pasca hujan deras. "Ada empat kejadian pohon tumbang, 12 gerakan tanah dan satu banjir. Tersebar dibenam Kapanewon dan 10 Kalurahan," tandasnya.
"Estimasi kerusakan yang diakibatkan dari kejadian cuaca ekstrim tersebut kurang lebih Rp40.750.000," terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tol Jogja-Solo Paket 2.2 di Kronggahan ditargetkan rampung Oktober 2026, termasuk Ramp On dan Ramp Off yang terhubung ke Jogja-Bawen.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.