Semarak Milad Muhammadiyah ke-113, Aisyiyah Trirenggo Gelar Gowes
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Baliho ambruk di Concat, Sleman, Rabu (12/1/2022). Di Bantul ada sembilan baliho yang rawan roboh./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, BANTUL—Sedikitnya 9 baliho di Bantul rawan roboh. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bantul terus menertibkan baliho yang tidak memiliki izin maupun baliho yang rawan roboh serta membahayakan.
“Ada sembilan baliho yang rawan roboh dari indikasi terlalu tinggi, kurang seimbang dengan bentangan dan posisi penyangga,” kata Kepala Satpol PP Bantul, Yulius Suharta, Kamis (13/1/2022).
BACA JUGA: Terungkap! Baliho Ambruk di Ring Road Concat Ternyata Ilegal
Yulius mengatakan dalam waktu cepat jawatannya akan memanggil pemilik atau pemasang baliho tersebut untuk mengecek ulang konstruksinya sekaligus pengecekan izin. “Misalnya sudah izin tapi konstruksinya rawan tetap diminta untuk menurunkan kalau bahaya,” ujar Yulius.
Saat memasuki musim penghujan, Satpol PP sudah memerintahkan anggotanya untuk melakukan identifikasi dan penyisiran baliho-baliho di Bantul yang kemungkinan terjadi kerawanan seperti rapuh dan rawan tumbang. Dari hasil pendataan, saat itu ada sejumlah baliho yang rawan tumbang.
Petugas Satpol PP kemudian memanggil pemasang baliho untuk membongkar dan akhirnya ada tujuh baliho yang dibongkar. Namun, ada yang belum dibongkar karena belum ditemukan pemilik atau pemasangnya. Pihaknya sudah menempelkan informasi untuk mengklarifikasi langsung ke kantor Satpol PP Bantul dalam waktu tujuh hari. Ketika tidak ada tanggapan maka Satpol PP langsung membongkarnya.
BACA JUGA: Baru Diresmikan, Jalan Perwakilan di Malioboro Sudah Rusak
Langkah tersebut diambil agar tidak ada baliho yang roboh dan membahayakan orang lain seperti di Simpang Condongcatur, Depok, Sleman, pada Rabu (12/1/2022)
Yulius meminta masyarakat yang melihat ada baliho yang rawan roboh, atau misalnya konstruksinya tidak sesuai atau keropos, bisa langsung menghubungi Satpol PP. Ia menyebut baliho yang paling banyak ada di perbatasan Bantul dan Jogja seperti di wilayah Banguntapan, Sewon, dan Kasihan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Persib Bandung wajib meraih kemenangan atas PSM Makassar demi menjaga peluang juara Super League 2025/2026.
Bulog DIY optimistis target serapan gabah 2026 tercapai sebelum Juni di tengah panen raya dan antisipasi dampak El Nino.
Aktivitas Gunung Mayon di Filipina meningkat dengan puluhan gempa vulkanik dan aliran lava, sementara status Siaga 3 tetap berlaku.
Kapolri Listyo Sigit menargetkan pembangunan 1.500 SPPG Polri pada 2026 untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis.
Rey’s Mediterranean Kitchen resmi buka di Jogja dengan konsep colorful dan menu khas Mediterania, western, hingga Timur Tengah.