Tujuh Kambing Mati Mendadak, 5 Warga Semanu Suspek Antraks
Tujuh kambing mati mendadak di Semanu, Gunungkidul. Lima warga mengalami luka kulit dan menjadi suspek antraks, hasil lab masih ditunggu.
Pengunjung sedang bermain di kawasan Pantai Kukup, Kalurahan Kemadang, Tanjungsari, Jumat (14/5/2021). - Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Pemberlakukan PPKM level tiga berdampak terhadap operasional wisata di Gunungkidul. Selain adanya pengurangan kuota kunjungan, juga ada kebijakan ganjil genap masuk destinasi.
Meski demikian, aturan di Gunungkidul diterapkan secara situasional dengan mengacu kondisi di lapangan.
Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Muhammad Arif Aldian mengatakan, penerapan PPKM Level tiga, maka ada kebijakan ganjil genap. Pihaknya, juga berusaha mematuhi aturan ini, tapi pelaksanaan melihat situasi di lapangan. Salah satunya mengacu berdasarkan tingkat kunjungan wisata.
“Kami berupaya terapkan ganjil genap, tapi juga menyesuaikan yang ada di lapangan,” katanya kepada wartawan, Selasa (15/2/2022).
Aldian menjelaskan, penerapan ganjil genap diberlakukan untuk mengurangi kepadatan. Meski demikian, selama ini tingkat kunjungan di Gunungkidul masih jauh di bawah kapasitas maksimal.
Sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri yang diteruskan melalui Instruksi Bupati Gunungkidul, maka ada pengurangan kapasitas maksimal dari 75% menjadi 25% selama diberlakukannya PPKM level tiga. Namun demikian, Aldian berkilah selama ini tingkat kunjungan masih sekitar 10% dari ketentuan yang ada.
BACA JUGA:Polisi Bongkar Makam Bayi yang Meninggal Mencurigakan di Bantul
“Kami berharap, wisatawan juga bisa mematuhi kebijakan yang diterapkan di PPKM level tiga ini,” ujarnya.
Untuk mencegah terjadinya penularan di area wisata, Aldian mengaku akan memaksimalkan protokol kesehatan seperti penggunaan masker dan tetap menjaga jarak selama berwisata. “Selain itu, kami juga sudah menyiapkan fasilitas cuci tangan,” katanya.
Disinggung mengenai pengunaan aplikasi Peduli Lindungi, ia mengakui seluruh wisatawan sudah menggunakan aplikasi itu. Meski demikian, ada beberapa lokasi wisata yang terkendala jaringan telekomunikasi. “Kalau aplikasi Peduli Lindungi tidak bisa diakses dengan baik, untuk masuk dapat menunjukkan kartu vaksin,” katanya.
Kasatlantas Polres Gunungkidul, AKP Martinus Griyavinto Sakti mengatakan, untuk penerapan aturan ganjil genap menuju wisata siap membantu Pemkab Gunungkidul. Meski demikian, pelaksanaannya akan menunggu koordinasi lebih lanjut. “Untuk teknisnya seperti yang sudah pernah dilaksanakan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tujuh kambing mati mendadak di Semanu, Gunungkidul. Lima warga mengalami luka kulit dan menjadi suspek antraks, hasil lab masih ditunggu.
Kerja Ngejar Apa, Sih? tayang 12 November 2026. Simak sinopsis, daftar pemain, dan kisah persaingan masa probasi.
Indonesia mengakhiri Asian Games 2026 di peringkat ke-16 dengan 39 medali, terdiri dari lima emas, 11 perak, dan 23 perunggu.
Sebanyak 600 lulusan SMK DIY dijadwalkan berangkat bekerja ke luar negeri pada 29 Oktober 2026. Mayoritas akan bekerja sebagai caregiver di Jepang.
Kasus Negreira kembali memanas setelah Real Madrid menyerahkan 50.000 halaman dokumen ke UEFA terkait Barcelona.
Candi Ijo menjadi ruang perjumpaan batik, wastra, sejarah dan masyarakat lewat “Sehari di Candi” pada Hari Batik Nasional.