Jadwal Terbaru KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 26 Juli 2026
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 26 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Kutoarjo. Simak jam keberangkatan terbaru.
GKR Mangkubumi saat memberikan sambutan dalam peluncuran buku GKR Mangkubumi Penyambung Budaya Adiluhung dan Peradaban Indonesia Modern pada Jumat (26/2/2022) malam./Harian Jogja-Sunartono
Harianjogja.com, JOGJA—Buku berjudul GKR Mangkubumi Penyambung Budaya Adiluhung dan Peradaban Indonesia Modern secara resmi diluncurkan pada Jumat (26/2/2022) malam. Beragam cerita menarik tersaji di buku ini dan mengungkap fakta-fakta putri Kraton Jogja yang jarang terungkap ke publik.
BACA JUGA: Pedagang di Kulonprogo Mengeluh karena Harga Komoditas Naik
Peluncuran buku tersebut dihadiri Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat Sri Sultan HB X dan permaisurinya GKR Hemas, seluruh adik kandung dari GKR Mangkubumi, mulai dari GKR Condrokirono, GKR Maduretno, GKR Hayu dan GKR Bendara. Tokoh yang hadir di meliputi Mahfud MD, Gus Muwafiq, Profesor Sutaryo, dan Profesor Yudian Wahyudi.
Buku ini dibagi dalam tiga bab terdiri atas Bab 1 Jejak GKR Mangkubumi yang berisi berbagai tanggapan kesan, pesan serta cerita unik dan menarik dari sosok dari sejak bernama Nurmalita Sari, GKR Pembayun hingga menjadi GKR Mangkubumi. Cerita ini berasal dari keluarga terdekat di ring satu Kraton Yogyakarta.
Adapun Bab II bertajuk Menjaga Tradisi Mendorong Kemajuan merupakan tulisan dari puluhan tokoh yang mengenal GKR Mangkubumi dengan beragam kegiatan sosialnya. Bab III Sahabat Istimewa berisi cerita dari sahabat dekat dari GKR Mangkubumi. Buku ini diterbitkan sebagai kado ulang tahun ke-50 GKR Mangkubumi dan iterbitkan oleh GKR Indonesia dan Galang Press.
Pada halaman 79 buku ini disebutkan ada 10 fakta dari GKR Mangkubumi yang jarang diketahui oleh orang lain. Fakta menarik ini diungkapkan oleh adiknya, GKR Condrokirono yang memberikan keterangan kepada penulis buku. Adapun 10 fakta itu antara lain :
BACA JUGA: Long Weekend, Malioboro Banjir Pengunjung
GKR Mangkubumi berterima kasih kepada tim penyusun buku. Menurutnya buku itu menjadi kado terindah di usianya yang sudah memasuki 50 tahun. Tulisan tersebut akan dijadikan sebagai refleksi untuk berbuat lebih baik lagi ke depan. Selain itu tulisan tersebut akan dijadikan sebagai masukan.
“Saya belum baca semuanya tetapi diceritain teman-teman yang mengedit buku, yang menerima, tentu kesan dari teman menulis cukup baik terhadap saya. Saya senang di satu sisi, tetapi belum menjadi kebanggaan karena apa yang saya kerjakan, belum banyak yang saya perbuat,” ucapnya saat diwawancara di sela-sela peluncuran buku.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 26 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Kutoarjo. Simak jam keberangkatan terbaru.
BRI Peduli menggelar kegiatan edukatif Hari Anak Nasional 2026 di enam sekolah penerima Program Ini Sekolahku.
Utang pemerintah melalui SBN mencapai Rp501,2 triliun hingga Juni 2026 atau 62,7% dari target APBN 2026.
Tiga remaja di Sragen menjadi korban curanmor bermodus mengaku petugas Banpol. Pelaku membawa kabur sepeda motor dan ponsel korban.
Kebakaran melanda Pasar Modern BSB Semarang. Diduga dipicu kebocoran tabung gas di warung soto, sebanyak 179 kios terdampak.
Cuaca ekstrem dan angin kencang membuat hasil tangkapan nelayan di pesisir selatan Gunungkidul turun hingga separuh dalam beberapa hari terakhir.