Hadapi Kemarau Panjang, Warga Gunungkidul Diminta Bijak Memakai Air
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Ilustrasi rokok yang bisa membuat bocah kecanduan./Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pasangan suami istri di Desa Sidorejo, Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunungkidul, kebingungan karena anak mereka yang berusia tiga tahun atau masih balita (bawah lima tahun) sudah kecanduan rokok.
BACA JUGA: Sah! DIY PPKM Level 3, Ini Aturan untuk Mal
Saking kecanduannya, si anak balita berinisial DA akan mengamuk dan membanting perabotan rumah manakala permintaannya untuk merokok tidak dipenuhi. Si ibu mengatakan anaknya kecanduan merokok sejak tiga bulan lalu. Awalnya, anaknya hanya mengisap puntung, tetapi lama kelamaan minta sebatang rokok utuh.
“Sekarang kalau ayahnya pulang langsung minta rokok sambil merengek,” kata si ibu kepada wartawan, Selasa (22/3/2022).
Dalam sehari DS minimal mengisap satu batang rokok. “Kalau mau Magrib pasti minta. Dia juga memilih rokok, kalau dikasih rokok kretek tidak mau,” katanya.
Si ibu merasa khawatir dengan kebiasaan anaknya. “Kalau sudah minta harus dikasih. Kalau tidak, dia akan mengamuk dan membanting perabotan di rumah. Saat diberi rokok, ia langsung bugar,” ujarnya.
Ia sudah mencoba menyembunyikan korek api, tapi DS malah membeli sendiri ke warung. Si ibu juga telah meminta suaminya untuk tidak merokok di rumah.
“Saya juga sudah membawanya ke orang pintar, tapi belum juga membuahkan hasil karena DS tetap merengek minta rokok,” katanya.
Untuk menghilangkan kebiasaan buruk anaknya, si ibu sudah memasukan DS ke sekolah mulai Selasa pagi. Selain itu, interaksi DS dengan tetangga sekitar juga dibatasi.
“Di depan rumah saya ada pos ronda dan lalu lalang truk pembawa batu kalsit. Terkadang warga ada yang menggoda dengan menawari rokok,,” katanya.
BACA JUGA: DBD Masih Menghantui Gunungkidul, 2 Warga Meninggal Sejak Januari
Sementara, si ayah mengaku tidak berani lagi merokok di rumah karena anaknya pasti meminta rokok.
Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Gunungkidul, Asti Wijayanti, mengatakan jawatannya dengan Puskesmas Ponjong sudah mendatangi rumah balita ini untuk memberikan pendampingan. “Hasilnya nanti kami sampaikan. Yang jelas, kami siap memberikan pendampingan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Asisten pelatih PSBS Biak Kahudi Wahyu menyebut Luquinhas sebagai pemain cerdas dan cocok untuk PSS Sleman di tengah rumor transfer.
Duta Hino Yogyakarta (PT Duta Cemerlang Motors) melakukan peresmian outlet atau cabang 3S
Cuaca panas bisa memengaruhi baterai mobil listrik. Simak 6 cara menjaga baterai EV tetap awet dan efisien saat suhu ekstrem.
Pemkab Kulon Progo berkomitmen selalu proaktif dalam penyelesaian terkait kepentingan masyarakat tersebut dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-kehatian
Alex Rins mengaku syok melihat kecelakaan horor Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026 hingga jantungnya seperti berhenti berdetak.