RSPS Bantul Raih ISO 27001:2022, Perkuat Keamanan Data Pasien
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
Kapolres Bantul AKBP Ihsan saat jumpa pers penggerebekan geng pelajar, Senin (11/4/2022)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL--Polisi dibantu warga menggerebek markas geng pelajar yang dinamai Brother Hood Community (BHC) di Dusun Bolon, Desa Palbapang, Kecamatan Bantul, Bantul, Minggu (10/4/2022) tengah malam, sekitar pukul 23.16 WIB. Polisi menyita sejumlah senjata tajam dan sarung yang dibundeli ujungnya.
Soal identitas BHC, salah satu anggota BHC yang ditangkap polisi, APS, mengaku umur geng BHC baru sekitar empat bulan. Geng itu, kata dia, dibentuk pada Januari 2022 lalu.
Meski baru seumur jagung, ulah BHC sudah tak bisa dianggap enteng. Selama kurun empat bulan berdirinya, BHC sudah dua kali tawuran dengan kelompok lain, "Pertama di Serayu, kedua di bulak,” ucap pemuda asal Bolon, Palbapang, Bantul itu.
BACA JUGA: Pamit Tarawih ke Orang Tua, Anggota Geng Pelajar Bantul Malah Tawuran
APS pun menegaskan bahwa dalam perekrutan anggota BHC, pihaknya sama sekali tidak melakukan pemaksaan. Anggotanya yang sebagian besar pelajar SMP memutuskan untuk bergabung atas dasar keinginan sendiri.
"Semua berawal dari menongkrong di angkringan," kata siswa salah satu SMK negeri di Kapanewon Sanden, Bantul tersebut.
Anggota lain BHC yang juga ditangkap polisi, KAP mengaku alasan bergabung BHC hanya untuk hiburan dan mencari teman. Selain itu, dengan gabung BHC, dia juga berharap bisa lebih terkenal.
Saat ditanya apa pamitnya pergi malam hari pada orang tua, KAP mengaku pamit salat tarawih, “Pamit orang tua Salat Tarawih, sekalian ikut membangunkan sahur warga” katanya.
BACA JUGA: Polisi & Warga Grebek Markas Geng BHC di Palbapang Bantul, Celurit & Pedang Ditemukan
Sementara itu, Kapolres Bantul, AKBP Ihsan, mengatakan ada enam remaja yang ditangkap dalam penggerebekan tersebut. Dari keenam remaja tersebut, empat masih berstatus pelajar SMP negeri di Bantul, masing-masing berinisial AYM, warga Triharjo, Pandak, Bantul; KAP, warga Palbapang, Bantul; MD, warga Gilangharjo, Pandak, Bantul; dan AAT, warga Triharjo, Pandak, Bantul.
Sementara, dua remaja lainnya masing-masing MKDM, warga Palbapang, Bantul yang berstatus pelajar salah satu SMA swasta di Jogja dan APS, warga Bolon, Palbapang, Bantul, pelajar SMK negeri di Kapanewon Sanden. APS adalah pemilik rumah yang dijadikan basecamp atau markas geng BHC tersebut.
“Mereka akan tawuran di Lapangan Guyengan, Palbapang, dengan Darbo Community sekitar pukul 02.00 WIB. Sudah siap-siap langsung kami amankan,” kata Kapolres Bantul, AKBP Ihsan, saat jumpa pers di Mapolsek Bantul, Senin (11/4/2022).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.