Advertisement

Pamit Tarawih ke Orang Tua, Anggota Geng Pelajar Bantul Malah Tawuran

Ujang Hasanudin
Senin, 11 April 2022 - 17:17 WIB
Budi Cahyana
Pamit Tarawih ke Orang Tua, Anggota Geng Pelajar Bantul Malah Tawuran Kapolres Bantul AKBP Ihsan (tengah), Kapolsek Bantul AKBP Ayom Yuswandono (kanan), dan Kasi Humas Polres Bantul AKP Sumaryoto (kiri) saat menunjukan senjata tajam dan sarung yang disita dari markas geng pelajar Brother Hood Community (BHC) Senin (11/4/2022). - Harian Jogja/Ujang Hasanudin

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL—Anggota geng pelajar di Bantul membohongi orang tua dengan pamit salat tarawih dan membangunkan warga untuk sahur, tetapi malah tawuran.

BACA JUGA: Tersangka Klithih Pembunuh Remaja di Gedongkuning Ditangkap Polisi

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Geng pelajar itu, yang dinamai Brother Hood Community (BHC), baru saja ditindak aparat berwajib. Polisi dibantu warga menggerebek markas geng pelajar yang dinamai Brother Hood Community (BHC) di Dusun Bolon, Desa Palbapang, Kecamatan Bantul, Bantul, Minggu (10/4/2022) tengah malam, sekitar pukul 23.16 WIB. Polisi menyita sejumlah senjata tajam dan sarung yang dibundeli ujungnya.

“Mereka akan tawuran di Lapangan Guyengan, Palbapang, dengan Darbo Community sekitar pukul 02.00 WIB. Sudah siap-siap langsung kami amankan,” kata Kapolres Bantul, AKBP Ihsan, saat jumpa pers di Mapolsek Bantul, Senin (11/4/2022).

Ada enam remaja yang ditangkap dalam penggerebekan tersebut. Dari enam remaja tersebut, empat masih berstatus pelajar SMP negeri di Bantul, masing-masing berinisial AYM, warga Triharjo, Pandak, Bantul; KAP, warga Palbapang, Bantul; MD, warga Gilangharjo, Pandak, Bantul; dan AAT, warga Triharjo, Pandak, Bantul.

Sementara, dua remaja lainnya masing-masing MKDM, warga Palbapang, Bantul yang berstatus pelajar salah satu SMA swasta di Jogja dan APS, warga Bolon, Palbapang, Bantul, pelajar SMK negeri di Kapanewon Sanden.  APS adalah pemilik rumah yang dijadikan basecamp atau markas geng BHC tersebut.

APS mengaku geng BHC baru terbentuk sejak Januari lalu atau baru sekitar empat bulan. Selama kurun empat bulan ini, geng tersebut sudah dua kali tawuran dengan kelompok lain. “Pertama di Serayu, kedua di bulak,” ucapnya. Anggota BHC yang sebagian besar pelajar SMP awalnya nongkrong di angkringan sebelum ikut bergabung di geng.

Sementara itu KAP mengaku ikut geng BHC untuk hiburan dan mencari teman, serta biar dikenal. KAP mengaku pamit salat tarawih untuk mengelabui orang tua, padahal sebenarnya ikut tawuran. “Pamit orang tua salat tarawih, sekalian ikut membangunkan sahur warga” katanya.

Advertisement

Kapolres Bantul mengatakan rumah APS yang dijadikan markas geng BHC tersebut sebenarnya sudah lama dicurigai oleh masyarakat yang sudah beberapa kali terlibat tawuran. Minggu malam, warga kemudian melaporkannya ke Polsek Bantul setelah mereka tahu akan ada perang sarung pada Senin dini hari di Serayu, Palbapang, Bantul.

Polisi langsung bergerak cepat bersama warga menggerebek rumah tersebut. Hansilnya ada enam orang remaja ditangkap. Selain itu, polisi juga menyita dua bilah celurit, dua pedang yang panjangnya sekitar 40 sentimeter, empat sarung yang dibundeli ujungnya, serta empat sepeda motor.

BACA JUGA: Pelaku Klithih Maut di Jalan Gedongkuning Ternyata Anggota Geng Pelajar Berinisial M

Advertisement

“Kami masih mendalami kasus ini, termasuk kepemilikan senjata tajamnya,” ujar Ihsan.

Ia mengapresiasi warga Bantul yang sudah ikut berpartisipasi mencegah remaja yang hendak tawuran tersebut. Ihsan juga meminta orang tua untuk mengawasi anak-anak mereka yang keluar pada malam hari terlebih sampai dini hari.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Awan Panas Semeru Masih Keluar, BPBD Lumajang Tetapkan Masa Tanggap Darurat 14 Hari

News
| Senin, 05 Desember 2022, 22:07 WIB

Advertisement

alt

Jangan Sampai Salah, Hotel 26 Lantai di China Ini Khusus untuk Babi

Wisata
| Minggu, 04 Desember 2022, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement