Dana Darurat Gunungkidul Rp8,6 Miliar Utuh, Baru Terpakai Rp459 Juta
Pemkab Gunungkidul menyiapkan dana darurat Rp8,64 miliar pada 2026. Hingga awal Juli, baru Rp459 juta digunakan untuk bencana dan kebutuhan mendesak.
Puluhan perahu nelayan yang berjajar di pinggir Pantai Baron, Rabu (16/1/2019)./Harian Jogja-Rahmat Jiwandono
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Selama libur Lebaran, diprediksi ada 154.403 pengunjung akan memadati kawasan wisata di Gunungkidul. Untuk itu, upaya rekayasa arus lalu lintas dipersiapkan agar tidak terjadi kepadatan arus kendaraan di jalur menuwu wisata.
Kasatlantas Polres Gunungkidul, AKP Martinus Griyavinto Sakti mengaku sudah melakukan survei kesiapan jalur, baik untuk mudik dan wisata. Guna memperlancar laju kendaraan sudah menyiapkan rekayasa arus lalu lintas menuju wisata, khususnya di kawasan pantai.
BACA JUGA: Proyek Tugu Tobong Gunungkidul Jadi Polemik, Dewan Bakal Gulirkan Hak Interpelasi ke Bupati
Rekayasa arus sudah dimulai dari sejak masuk Gunungkidul. Dia menjelaskan, untuk wisatawan yang menggunakan kendaraan besar atau bus akan diarahkan masuk melalui Jalur Jalan Lintas Selatan. Setelah sampai di Simpang Tiga Gading diarahkan ke Playen menuju Paliyan dan masuk ke JJLS hingga ke Pantai.
Adapun wisatawan yang masuk melalui sisi utara seperti Sukoharjo, Klaten dan Wonogiri, rekayasa dilakukan mulai dari simpang tiga Mulo di Kapanewon Wonosari. Untuk kendaraan besar atau bus diarahkan masuk pantai melalui Pos Utama di Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Baron.
“Di simpang tiga Mulo, khusus bus besar dilarang belok kiri [menuju Tepus] melainkan wajib lurus ke selatan,” kata Martinus, Rabu (27/4/2022).
BACA JUGA: Kabar Gembira, 907 PPPK Gunungkidul Terima SK
Menurut dia, untuk kendaraan kecil sangat situasional dan penerapan rekayasa baru dilaksanakan apabila terjadi kepadatan yang menyebabkan macet. “Kalau memang sangat padat, maka bisa diterapkan jalur satu arah. Semua kendaraan yang akan masuk pantai, maka akan dilewatkan di Pos TPR Baron,” katanya.
Martinus menambahkan, untuk jalur kepulangan dari kawasan pantai akan diarahkan melalui TPR Tepus. Adapun jalur keluar dari Gunungkidul, bus besar yang menuju Kota Jogja diarahkan ke Patuk.
Sedangkan kendaraan pribadi diarahkan menuju Imogiri melalui Panggang. Adapun alternatif kedua adalah melalui jalur alternatif Gunungkidul-Sleman. “Bersama dengan Dishub telah kami pasang juga rambu-rambu pengarah di jalur alternatif,” kata dia.
Sedangkan untuk ke jalur HeHa Ocean View, Teras Kaca dan destinasi lainnya di kawasan Pantai Gesing, polisi juga berencana menerapkan satu jalur pada saat terjadi kemacetan. “Semua sudah kami persiapkan dan mudah-mudahan berjalan dengan lancaar,” katanya.
Martinus mengimbau kepada wisatawan atau pemudik yang akan berwisata untuk menyiapkan kendaraan dengan memeriksa kelengkapan, serta untuk tetap menjaga protokol kesehatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul menyiapkan dana darurat Rp8,64 miliar pada 2026. Hingga awal Juli, baru Rp459 juta digunakan untuk bencana dan kebutuhan mendesak.
Bahlil Lahadalia menyebut uji coba teknologi CNG masih berlangsung pada tahap ketiga. Hasilnya ditargetkan diumumkan pada Juli 2026.
Prabowo menunjuk Danantara mengimplementasikan perdagangan listrik RI-Singapura yang ditargetkan mencapai kapasitas 3,4 gigawatt pada 2035.
Polisi menangkap TW, terduga pelaku pencurian yang mengaku beraksi di 22 TKP di Soloraya. Kasus masih terus dikembangkan.
Progres Tol Jogja-Solo Seksi 2.2 mencapai 86%. Pengerjaan kini memasuki tahap pengecoran rigid pavement di atas ring road utara Sleman.
Rupiah ditutup melemah ke Rp17.995 per dolar AS. Pasar menanti data cadangan devisa dan mencermati sentimen global serta Fitch Ratings.