UMK Gunungkidul 2026 Rp2,46 Juta, Berapa Besaran Tahun Depan?
Komisi D DPRD Gunungkidul berharap UMK 2027 disesuaikan dengan biaya hidup, kemampuan perusahaan, dan formula pengupahan yang berlaku.
Ilustrasi armada pengangkut sampah di TPST Piyungan./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, JOGJA--Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja akan menganggarkan proyek pembangunan tempat pembuangan akhir sampah (TPAS) alternatif di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2022 mendatang. TPAS alternatif ini nantinya diharapkan bisa jadi pilihan jika sewaktu-waktu TPST Piyungan kembali bermasalah.
"Sudah kami koordinasikan dengan Bappeda, Sekda Kota Jogja dan Komisi C DPRD. Di APBD perubahan 2022 rencananya akan dianggarkan dan targetnya di 2023 atau 2024 sudah beroperasi," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Jogja, Sugeng Darmanto, Selasa (10/4/2022).
BACA JUGA: Jogja Terancam Darurat Sampah, Wawali: Soal TPST, Lihat Kepentingan yang Lebih Besar
Menurutnya, lokasi TPA alternatif tersebut akan ditempatkan di Bantul. Hanya saja ia belum merinci secara detail lokasi pastinya. Pihak Pemkot juga telah melakukan pertemuan dengan Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Kabupaten Bantul sebagai upaya komunikasi awal terhadap rencana tersebut.
"Luasnya sekira dua hektare lebih dan sekarang masih tahap pengkajian lahan. Kepada dukuh, camat dan dinas terkait juga sudah kami komunikasikan," ujarnya.
BACA JUGA: Jogja Darurat Sampah di Depan Mata, Ini Buktinya
Menurut Sugeng, nantinya sampah yang ditampung di tempat itu hanya berupa sampah yang sudah diolah. Pihaknya akan meminimalkan metode pembuangan sampah dengan sistem terbuka (open dumping), di mana sampah langsung dibuang begitu saja dalam sebuah tempat pembuangan akhir tanpa ada perlakuan apapun.
"Nanti pengolahannya akan coba kami formulasikan dengan sistem sanitary landfill. Sampah pilah dari rumah tangga yang masuk ditimbun dengan tanah selapis demi selapis agar tidak menimbulkan bau," ungkapnya.
Sugeng menambahkan, keberadaan TPA alternatif ini sangat penting mengingat tingkat produksi sampah yang cukup signifikan di wilayahnya. Berdasarkan catatan per hari, Kota Jogja bisa memproduksi sampah sebanyak 370 ton.
"Jadi ini nanti hanya digunakan sebagai TPA alternatif saja bukan yang utama. Misal saat [TPST] Piyungan tutup bisa digunakan," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Komisi D DPRD Gunungkidul berharap UMK 2027 disesuaikan dengan biaya hidup, kemampuan perusahaan, dan formula pengupahan yang berlaku.
Jadwal KA Bandara YIA Jumat, 30 Oktober 2026, tersedia untuk layanan reguler dan Xpress. Simak jam keberangkatan dan kedatangan.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat, 30 Oktober 2026, tersedia dari Stasiun Palur mulai pukul 05.00 WIB. Cek jadwal di setiap stasiun.
adwal KRL Jogja-Solo Jumat, 30 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif tiket Rp8.000.
Tiket konser Syahrini Rp35 juta menawarkan akses VIP, lounge khusus, sesi after-show, dan merchandise eksklusif. Kuotanya sekitar 40 orang.
Bakmi godog hangat dan suasana sawah menjadi daya tarik Sajian Kembang Turi di Turi, Sleman, untuk wisata kuliner keluarga saat musim hujan.