Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Ilustrasi kegiatan siswa SMP./Antara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Dinas Pendidikan (Disdik) Gunungkidul memastikan PPDB tingkat SMP berjalan dengan lancar. Rencananya hasil penerimaan diumumkan pada Jumat (24/6/2022). Meski begitu, sekolah yang kekurangan siswa diprediksi tetap ada di Bumi Handayani
Sekretaris Disdik Gunungkidul, Winarno mengatakan, tidak ada masalah dengan penyelenggaraan PPBD tingkat SMP Tahun Ajaran 2022-2022. Proses pendaftaran sudah selesai dan tinggal pengumuman hasil penerimaan siswa baru. “Besok [Jumat] akan diumumkan oleh masing-masing sekolah,” katanya.
BACA JUGA: Sirnas Voli Pantai Nasional Digelar, Penginapan di Pantai Sepanjang Full Booked
Meski hasil penerimaan belum diumumkan, Winarno mengakui akan ada sekolah yang kekurangan murid. Kondisi ini tidak beda jauh dengan PPDB SD karena jumlah kursi tersedia lebih banyak ketimbang calon yang akan masuk.
Dia menjelaskan, secara total daya tampung SMP se-Gunungkidul sebanyak 10.612 kursi. Adapun lulusan SD tahun ini hanya 8.505 anak. “Pasti akan ada sekolah yang kekurangan murid,” ungkapnya.
Meski demikian, Winarno belum bisa memberikan rincian secara pasti. Dia berkilah bahwa hasil pendaftaran masih dalam proses verifikasi oleh petugas Informasi dan Teknologi. “Besok mungkin sudah kelihatan. Yang jelas secara keseluruhan ada 111 SMP dengan daya tampung sebanyak 10.612 anak,” katanya.
Senada, Kepala Bidang SMP, Dinas Pendidikan Gunungkidul, Tijan mengatakan pengumuman hasil PPDB baru diberikan pada Jumat. “Hasil pastinya besok saat pengumuman,” katanya.
Menurut dia, penerimaan siswa baru masih didominasi zonasi sebesar 50. Adapun jalur perpindahan orang tua 5%, prestasi 30% dan afirmasi 25%. Selain itu, dinas pendidikan juga membuka Kelas Khusus Olahraga.
Meski demikian, Tijan mengakui, tidak semua sekolah membuka kelas ini karena pelaksanaan hanya di SMP Negeri 1 Saptosari, SMP Negeri 1 Playen, SMP Negeri 1 Ngawen dan SMP Negeri 1 Rongkop. “Antusias siswa masuk lewat jalur ini terhitung tinggi. Untuk data pasti bisa dilihat di masing-masing sekolah,” katanya.
Dia menjelaskan, pembukaan kelas khusus ini bertujuan untuk pembinaan dan mencari bibit unggul atlet daerah. “Untuk kegiatan belajar sama seperti siswa reguler lainnya. Tapi, murid-murid kelas khusus ini akan mendapatkan tambahan porsi di bidang olahraga melalui kegiatan ekstrakulikuler di sekolah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sleman kembali membuka layanan SIM Keliling.
Polres Gunungkidul kembali membuka layanan SIM Keliling baik untuk SIM A maupun C.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Membonceng anak naik motor butuh perhatian khusus. DAM berikan 4 tips: pastikan kaki menapak footstep, bisa berpegangan, siap naik-turun, dan pakai helm SNI.
Ramalan zodiak 12 Agustus 2026: Gerhana di Leo bawa energi kuat. 5 zodiak diprediksi kurang beruntung, cek nasib asmara, karier, dan keuangan Anda hari ini!