Jelang Iduladha, Permintaan Kambing di Bantul Diprediksi Meningkat
Perdagangan hewan kurban di Bantul naik jelang Iduladha 2026. Kambing paling diminati, omzet pedagang diprediksi melonjak.
Ilustrasi penerimaan siswa./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Jogja memulai verifikasi jalur mutu pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang SMP. Murid diminta cermat menentukan sekolah pilihan dengan menyesuaikan pada nilai Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah (ASPD).
Kepala Disdikpora Kota Jogja Budi Asrori mengatakan PPDB jalur mutu telah dimulai dengan pengajuan pendaftaran secara online melalui laman yogya.siap-ppdb.com sejak 17 Juni 2022 lalu. Verifikasi telah dimulai dan akan berlangsung sampai 22 Juni mendatang.
BACA JUGA: Mantap! Grup Kasidah asal Semarang Nasida Ria Manggung di Jerman, Bawakan Lagu Perdamaian
Menurutnya, dalam PPDB jalur mutu ini terjadi persaingan yang cukup ketat di sejumlah sekolah. Dia mengimbau agar para murid cermat dalam menentukan sekolah yang hendak dipilih.
“Nilai yang sudah masuk di jalur bibit unggul itu ada sekitar tujuh persen, sehingga untuk jalur mutu ini kami berharap calon peserta didik bisa hati-hati dalam memilih sekolah,” katanya, Senin (20/6/2022).
Pada hari terakhir PPDB jalur mutu, pengajuan online hanya dilayani hingga pukul 10.00 WIB. Setelahnya sistem akan secara otomatis ditutup guna memberikan kesempatan verifikasi di sekolah. Kuota PPDB jalur mutu paling besar dari seluruh jalur yakni 44 persen, sehingga menjadi harapan terakhir bagi para murid yang tidak lolos jalur bibit unggul maupun zonasi wilayah.
Dia menambahkan, jika nilai ASPD tidak terlalu tinggi, murid hendaknya menghindari persaingan dengan nilai-nilai yang tinggi. Orang tua murid diminta untuk memilih sekolah dengan peluang penerimaan yang lebih besar. Pasalnya, pintu gerbang sekolah untuk verifikasi pendaftaran akan ditutup pada pukul 14.00 WIB.
Di sisi lain, rata-rata nilai ASPD untuk jenjang SD yang digunakan untuk seleksi PPDB SMP negeri jalur mutu pada tahun ini mengalami kenaikan. Kondisi tersebut bisa berdampak pada persaingan kursi yang lebih ketat jika dibandingkan dengan hasil yang diperoleh pada tahun lalu.
BACA JUGA: Liburan Sekolah Tiba, Bantul Mulai Diserbu Wisatawan
Misalnya saja, SMPN 1 Kota Jogja tahun lalu nilai tertingginya berada di angka 268.00 sedangkan nilai terendah 236.58. Sementara hasil sementara hingga Senin siang, nilai tertinggi yang masuk yakni 264.00 dan nilai terendah 211.43. Dengan rata-rata hasil ASPD jenjang SD yang naik, calon peserta didik yang sementara diterima dengan posisi bawah rentan untuk terlempar.
“Calon peserta didik saat pengajuan pendaftaran boleh mengajukan tiga pilihan sekolah. Tetapi ketika melakukan verifikasi pendaftaran, harus menuju sekolah yang dipilih. Tidak boleh ganti sekolah. Harus cermat betul,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perdagangan hewan kurban di Bantul naik jelang Iduladha 2026. Kambing paling diminati, omzet pedagang diprediksi melonjak.
Jadwal KRL Jogja–Solo 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam berangkat terbaru di sini.
Israel kembali menyerang armada bantuan Gaza di laut internasional. Puluhan kapal disita dan ratusan aktivis ditahan.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.