Hadapi Kemarau Panjang, Warga Gunungkidul Diminta Bijak Memakai Air
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Tim pencarian gabungan akhirnya menemukan jasad Fajar Budi Prakoso, wisatawan asal Sukoharjo yang dinyatakan hilang di Pantai Drini, Kalurahan Banjarejo, Tanjungsari sejak Minggu (3/7/2022) petang. Korban ditemukan di Pantai Krakal di Kalurahan Ngestirejo, Tanjungsari, Selasa (5/7/2022) sekitar pukul 20.15 WIB.
Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah 2 DIY, Surisdiyanto mengatakan, sejak dinyatakan hilang, upaya pencarian Fajar, terus dilakukan. Total ada sekitar 100 personel yang diturunkan untuk mencari.
Pencarian tidak hanya melalui jalur laut menggunakan perahu jukung tetapi juga melalui jalur darat dengan memanfaatkan drone untuk memantau dari ketinggian. “Hingga Selasa sore belum ditemukan,” katan Suris, Selasa malam.
Meski demikian, sekitar pukul 20.15 WIB ada laporan seorang nelayan pencari keong laut menemukan jasad di pelataran batu karang tepatnya di depan Posko SAR di Pantai Krakal. Laporan ini ditindaklanjuti dengan mendatangi lokasi serta dilakukan evakuasi.
Baca juga: Dua Pengujung Asal Sukoharjo Terseret Ombak di Pantai Drini
“Langsung dibawa ke RSUD Wonosari dan akhirnya dipastikan temuan mayat ini merupakan korban hilang di Pantai Drini,” katanya.
Kepala Kantor Basarnas Yogyakarta, Kamal Riswandi menambahkan, korban ditemukan dalam posisi tengkurap dan tanpa busana. Diperkirakan, korban terseret sejauh tiga kilometer dari lokasi pertama kali dinyatakan hilang.
“Begitu ditemukan langsung dibawa ambulan milik SAR Baron ke RSUD Wonosari untuk kepastian identitas korban. Hasilnya, sudah dipastikan kalau jasad ini merupakan korban laka laut di Pantai Drini,” katanya.
Menurut dia, dengan ditemukannya jasad Fajar maka operasi pencarian diberhentikan. Adapun personel yang terlibat dikembalikan ke satuan tugas masing-masing. “Pencarian resmi ditutup,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Sembilan provinsi memperbolehkan bayar pajak kendaraan 2026 tanpa KTP pemilik lama untuk STNK tahunan kendaraan bekas.
Dishub Bantul menertibkan PKU dengan tagihan listrik membengkak hingga Rp1 juta per bulan di ratusan titik penerangan kampung.
OJK mencatat pembiayaan perbankan syariah tumbuh 9,82% menjadi Rp716,40 triliun hingga Maret 2026.
Prabowo menyebut 1.061 Koperasi Merah Putih berhasil dioperasikan dalam tujuh bulan untuk memperkuat ekonomi desa.
BPBD Temanggung memetakan 12 kecamatan rawan kekeringan pada musim kemarau 2026 dan menyiapkan distribusi air bersih.