Wellness Tourism di Jogja, Rumah Sakit Mulai Kembangkan Layanan
Wellness tourism di Jogja mulai dikembangkan melalui kolaborasi rumah sakit, tenaga medis, dan sektor pariwisata untuk menjaga kesehatan fisik dan mental.
Penari dari move art dance membawakan tarian dengan tema Atji pada panggung rakyat Gebyar Satu Dasawarsa Undang Undang Keistimewaan DIY di Pintu Barat Kantor Gubernur, Jl. Malioboro, Jogja, Rabu (31/8/2022) malam./Harian Jogja-Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA—Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Kadarmanta Baskara Aji mengungkapkan lahirnya Undang-Undang Keistimewaan (UUK) DIY menjadi titik balik pemikiran yang harus direfleksikan secara bersama dalam mengarahkan Keistimewaan DIY ke depan. Peringatan satu dasawarsa UUK DIY menurutnya menjadi penyemangat untuk membawa kesejahteraan kepada masyarakat.
Kadarmanta menyebut Keistimewaan DIY telah ada sejak zaman kemerdekaan dan diperkuat lewat hadirnya UU No.13/2012 tentang keistimewaan DIY yang disahkan 10 tahun yang lalu. Setelah UUK genap berusia 10 tahun di 2022, banyak yang telah dilakukan Pemda DIY berkaitan dengan lima urusan keistimewaan, tetapi banyak pula yang mesti diperkuat.
BACA JUGA: Sultan HB X Sampaikan Sapa Aruh Satu Dasarwarsa Keistimewaan DIY, Ini Isi Lengkapnya
"Kalau kita tilik Sapa Aruh di Bangsal Kepatihan oleh Ngarsa Dalem dalam rangka Keistimewaan Jogja, banyak pesan kepada kita, khususnya akan dibawa ke mana DIY ke depan," kata Kadarmanta, Rabu (21/8/2022).
Paniradya Pati Paniradya Kaistimewan DIY, Aris Eko Nugroho, mengatakan kehadiran UUK DIY punya arti yang sangat penting bagi Jogja dan NKRI. Apalagi tahun ini UUK DIY telah berusia 10 tahun atau satu dasawarsa. Menurutnya, peringatan ini bisa dijadikan momentum untuk meninjau ulang apa saja yang telah dilakukan berkaitan dengan urusan Keistimewaan di DIY.
"Peringatan ini bisa jadi momentum menyangkut apa saja yang telah dilakukan yang wujudnya pada kesejahteraan masyarakat sesuai lima tujuan keistimewaan," kata Aris.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wellness tourism di Jogja mulai dikembangkan melalui kolaborasi rumah sakit, tenaga medis, dan sektor pariwisata untuk menjaga kesehatan fisik dan mental.
Esti Wijayati dan Nuryadi menekankan penguatan ideologi Pancasila serta komitmen kader PDIP DIY untuk memahami persoalan rakyat.
Bus PO Tunggal Dara terbakar di Tol Semarang-Solo KM 439+800. Sebanyak 15 penumpang dan tiga kru berhasil menyelamatkan diri.
Kepastian hukum perkara korupsi Mandala Krida membuka jalan bagi Pemda DIY melanjutkan rehabilitasi. DED stadion disiapkan pada 2027.
Hujan sejak Jumat malam memicu banjir dan longsor di Maos, Kroya, dan Jeruklegi, Cilacap. Genangan di rumah warga mencapai 50 cm.
Kemenpar mengajak agen perjalanan mengembangkan wisata tematik Jogja dan Borobudur berbasis gastronomi, budaya, sejarah, serta kebugaran.