Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, mengukuhkan 35 orang pengurus FK KSB Sleman, di pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Selasa (6/9/2022)./Humas Pemkab Sleman-Ist
Harianjogja.com, SLEMAN—Sebanyak 35 orang dikukuhkan menjadi Pengurus Forum Komunikasi Kampung Siaga Bencana (FK KSB) Sleman Masa Bakti 2022-2025, Senin (5/9/2022), di pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman. Sebanyak 35 orang tersebut merupakan perwakilan dari 18 KSB yang terbentuk di Kabupaten Sleman.
Kepala Dinas Sosial Sleman, Eko Suhargono, menjelaskan hingga saat ini Pemkab Sleman sudah membentuk 18 KSB yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Sleman. Adapun tugas FK KSB antara lain melaksanakan komunikasi, konsultasi, integrasi, sinkronasi dan koordinasi dalam rangka peningkatan peran dan fungsi KSB. Kemudian membantu pemerintah dalam pembinaan KSB.
Dengan pengukuhan pengurus ini diharapkan KSB di Sleman dapat semakin mengoptimalkan fungsinya khususnya dalam kesiap-siagaan menghadapi bencana. “Saya berharap setelah dikukuhkan FK KSB untuk dapat segera bekerja serta menjalankan peran dan fungsinya secara optimal,” ujarnya.
BACA JUGA: Kompetisi Olahraga di Sleman City Hall September 2022: Dari E-Sport Sampai Korean Wave
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, berharap dengan adanya FK KSB ini dapat menjembatani koordinasi dari seluruh KSB yang ada di Sleman. Dengan koordinasi yang baik, maka dapat terwujud sinergitas yang baik pula antara seluruh KSB dan Pemkab Sleman dalam mitigasi dan penanggulangan bencana.
Lebih lanjut, Kustini mendorong agar FK KSB dapat menjadi peran strategis dalam peningkatan kapasitas masyarakat sebagai salah satu upaya penanggulangan bencana. “Mari tingkatkan kewaspadaan kita dalam mengantisipasi bencana di Kabupaten Sleman kedepannya,” katanya.
Pemkab Sleman mendorong pengurus FK KSB untuk dapat mengelola KSB di wilayah masing-masing. “Sehingga dapat bergerak secara masif dalam pemberdayaan dan peningkatan kapasitas masyarakat di daerah rawan bencana,” ungkapnya.
BACA JUGA: Mahasiswa Peternakan UGM Berdayakan Warga lewat Integrated Farming System
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Olahraga tradisional Nusantara akan menjadi salah satu sajian utama dalam ASEAN Sports Day (ASD) 2026 yang digelar di Jogja pada 31 Agustus-6 September 2026
BPBD DIY menyiapkan dukungan anggaran menghadapi puncak kekeringan Agustus-September 2026. Gunungkidul sudah salurkan 484 tangki air.
Menhub Dudy Purwagandhi menyebut kabut asap karhutla mulai mereda. Transportasi darat, laut, dan udara di Kalimantan tetap beroperasi.
Rencana regrouping SDN Hargomulyo dengan SDN Banjaran ditolak warga. Disdikpora Kulonprogo akan meninjau ulang kebijakan tersebut.
GAIA Cosmo Hotel Yogyakarta berharap aksi solidaritas tersebut dapat menginspirasi lebih banyak pihak, baik dari sektor swasta maupun masyarakat luas