Lurah se-DIY Diperkuat, Sultan Minta Dana Desa Bebas Korupsi
Sultan HB X tekankan transparansi dan akuntabilitas dana kalurahan di Jogja. Lurah diminta cegah korupsi dan tingkatkan kesejahteraan.
Pengerjaan konstruksi jalan tol Jogja-Bawen di wilayah Seyegan dan Tempel, Senin (19/9/2022)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN — Setelah menyelesaikan sosialisasi pembebasan lahan tambahan tol Jogja-Bawen pada awal September lalu, proses pembebasan lahan akan dilanjutkan dengan konsultasi publik yang dijadwalkan pada Oktober mendatang.
Pejabat Pembuat Keputusan (PPK) Pembebasan Lahan tol Jogja-Bawen, Muhammad Mustamir, menjelaskan melalui tim persiapan di Jogja, agenda konsultasi publik diagendakan Oktober. “Setelah sosialisasi dilanjutkan konsultasi publik. Ini baru pengagendaan kegiatannya, awal Oktober,” ujarnya, Senin (26/9/2022).
Seperti pada sosialisasi, konsultasi publik juga akan berlangsung di lokasi yang sama, meliputi Tirtoadi di Kapanewon Mlati, Margodadi dan Margokaton di Kapanewon Seyegan, Banyurejo dan Tambakrejo di Kapanewon Tempel.
BACA JUGA: Pesan Ketum PP Muhammadiyah untuk Mahasiswa Unisa: Raih Masa Depan dengan Ketakwaan
Untuk konsultasi publik di beberapa kalurahan tersebut diperkirakan akan berlangsung sekitar lima hari hingga seminggu. Berdasarkan hasil sosialisasi, sejauh ini belum ada warga yang menyatakan menolak pembebasan lahan tersebut. “masyarakat mendukung,” katanya.
Sedangkan terkait dengan permintaan beberapa warga untuk uang ganti rugi yang lebih tinggi daripada pembebasan lahan yang sebelumnya, ia mengatakan bukan kewenangannya. “Nanti pihak yang berkompeten yang menilai,” kata dia.
Setelah selesai konsultasi publik, nantinya proses dilanjutkan dengan penerbitan izin penetapan lokasi (IPL) yang ditandatangani Gubernur DIY. “Baru setelah itu akan diumumkan pembebasan lahannya di Kanwil [Badan Pertanahan Nasional],” kata dia.
Adapun pembayaran ganti rugi pembebasan lahan di lahan tambahan bergantung dengan seberapa cepat IPL terbit. Jika IPL sudah keluar pada November, maka pembayaran sudah bisa dimulai pada Desember tahun ini.
Semua lahan di seksi 1 termasuk lahan tambah ditargetkan telah selesai dibebaskan pada trimester III/2023 mendatang. “September tahun depan paling tidak sudah harus selesai. Saat ini sudah 95 persen di luar lahan tambah. Kalau sama lahan tambah 65 persen,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X tekankan transparansi dan akuntabilitas dana kalurahan di Jogja. Lurah diminta cegah korupsi dan tingkatkan kesejahteraan.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 28 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Cek 12 jadwal perjalanan dan tarif tetap Rp8.000.
Kemkomdigi meminta publik melihat utuh pernyataan Presiden Prabowo soal "londo ireng" dan menegaskan tidak ditujukan kepada profesi atau kelompok tertentu.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 28 Juli 2026 tersedia dengan 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Peristiwa Kudatuli di Kantor DPP PDIP dan mengajak generasi muda tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa.
Polres Bantul menyita 307 botol miras berbagai merek dari 14 lokasi dalam operasi KRYD untuk menekan peredaran minuman keras ilegal.