Mobil Listrik Kian Diminati di Jogja, Pajak Tahunan Hanya Rp200.000
Pasar kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) di DIY dinilai terus menunjukkan tren positif seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan hemat
Prosesi tumpengan pra acara pameran Nandur Srawung ke-9 di TBY, Senin (10/10/2022). Dok ist
Harianjogja.com, JOGJA - Taman Budaya Yogyakarta (TBY) pada tahun ini kembali menyelenggarakan pameran tahunan Nandur Srawung yang ke-9. Pameran yang telah dimulai sejak 2014 lalu ini nantinya akan dipusatkan di TBY pada 16 sampai 22 Oktober.
Tahapan pameran Nandur Srawung telah dimulai sejak awal Oktober lalu. Di mana beberapa seniman mengerjakan karya seninya yang nanti akan dipamerkan dalam acara itu. Tahapan ini disebut dengan Nandur Gawe yang diadakan di sejumlah tempat.
Selanjutnya pada Senin (10/10/2022) diadakan acara tumpengan yang diikuti oleh seluruh panitia, kurator dan perwakilan seniman. Tahapan ini sekaligus mempersiapkan sejumlah karya yang nantinya akan ditampilkan dalam pameran Nandur Srawung.
"Hari ini kita ada tumpengan sebelum masuk ke galeri displai. Jadi mulai 10 Oktober sampai 15 Oktober itu kita loading karya dan segala kebutuhan display semacam panel, dan lainnya sampai sebelum acara," kata Ketua Panitia Nandur Srawung, Bayu Adiwijaya.
Bayu menjelaskan, kurang lebih ada sebanyak 200 seniman individu dan kelompok yang berpartisipasi dalam pameran ini. 10 diantaranya bahkan berasal dari luar negeri seperti Korea Selatan, Rusia, India, Amerika Serikat, Australia, Prancis, Austria, Rusia, Meksiko dan Jerman.
"Nanti akan dibuka pada 16 Oktober mulai pukul 7 malam dan berlangsung sampai 22 Oktober. Selama pameran berlangsung kita ada program-program seperti artist talk, diskusi dan seminar serta yang lainnya," kata Bayu.
Pada tahun ini penyelenggaraan Nandur Srawung tidak lagi dengan pembatasan seperti yang diadakan sewaktu pandemi. Acara terbuka untuk umum dan gratis namun tetap harus mematuhi protokol kesehatan.
"Tema yang kita angkat tahun ini adalah Matrix/Mayapada. Objek seni yang ditampilkan nanti ada lukisan, patung, video, instalasi seni, kriya dan ada banyak lagi," ungkapnya.
Tim kurator Nandur Srawung dalam catatannya menyebut, gagasan pokok pameran ini berangkat dari konsep Matrix dan Mayapada sebagai ajakan untuk melakukan pembacaan atas simulakra (jamak). Gagasan ini diharapkan mampu menjaring banyak kalangan/segmen peserta, dari yang manual sampai digital.
Ragam karya yang tampil diharapkan dapat mengakomodasi berbagai metode penciptaan dalam seni rupa kontemporer, seperti seni lukis, grafis, patung, media baru, seni aktivitas, dan lainnya. Seniman melalui karya-karyanya melakukan re-enkripsi (pembacaan ulang atas kode-kode dan simbol) dan interogasi terhadap sistem dan produk seni tradisi.
Dalam kaitan dengan penggunaan teknologi media baik dalam persoalan sistem bahasa maupun dalam skala persebaran karya, seni bisa dipakai untuk meretas jaringan yg disediakan oleh teknologi guna menggapai hidup harmoni, yang disediakan oleh memori kolektif (tradisi) sebagai modal sosial dan budaya.
Seniman dapat melakukan re-inskripsi (menulis ulang) tradisi dan meretasnya memasuki kehidupan modern di mana manusia harus bersaing dengan mesin cerdas dalam bentuk data yang mereka produksi sendiri sehingga menjadi sebuah realitas. Kurasi ini juga memberikan peluang bagi munculnya karya-karya dalam perspektif estetika non-binary dan disabilitas yang memiliki sistem kode berbeda dengan cara pandang dominan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pasar kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) di DIY dinilai terus menunjukkan tren positif seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan hemat
Harga tiket Piala Dunia 2026 mulai turun di pasar resale setelah penjualan melambat dan kursi stadion belum penuh.
Galaxy Z Fold 8 dan Z Flip 8 disebut bakal menjadi ponsel pertama yang menghadirkan fitur Gemini Intelligence dari Google.
Persebaya diingatkan Bernardo Tavares agar tidak meremehkan Semen Padang meski lawan sudah degradasi ke Liga 2.
Primbon Jawa menyebut weton Jumat Pahing memiliki aura pemimpin, rezeki baik, dan karakter mudah disukai banyak orang.
Proyek PSEL Bantul belum berjalan karena dana Danantara belum turun saat volume sampah rumah tangga terus meningkat.