Libur Kenaikan Yesus, Pemkab Gunungkidul Raup PAD Wisata Rp516 Juta
Wisata Gunungkidul ramai 41.969 pengunjung saat libur panjang. PAD tembus Rp516 juta, pantai masih jadi favorit wisatawan.
Pemandangan Pantai Kukup dari kejauhan yang terlihat dari bibir Pantai Mesra, Gunungkidul./Harian Jogja-Bernadheta Dian Saraswati
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL — Gardu pandang di Pantai Kukup, Kalurahan Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul kembali dibuka untuk wisatawan. Kepastian dibukanya gardu pandang tersebut tak lepas selesainya rekonstruksi pembunuhan yang melibatkan mahasiswa UNS.
BACA JUGA : Gardu Pandang Pantai Kukup Ditutup
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 di Pantai Baron, Marjono mengatakan, reksonstruksi dilaksanakan pada Senin (21/11/2022). Usai selesai reka ulang kejadian ini, kawasan gardu pandang kembali dibuka untuk kunjungan wisata.
“Begitu selesai sekitar pukul 14.00 WIB, langsung dibuka. Wisatawan pun kembali bisa menikmati pemandangan laut dari gardu pandang ini,” kata Marjono kepada wartawan, Selasa (22/11/2022).
Ia menjelaskan, kawasan gardu pandang ditutup sementara karena menjadi tempat lokasi pembunuhan. Akses menuju gardu dipasangi garis polisi serta ditutup dengan bilah bambu.
“Memang lokasinya di gardu pandang yang kemudian tubuh korban dibuang ke laut hingga akhirnya ditemukan di Pantai Ngrawe ,” katanya.
Menurut Marjono, gardu pandang di Pantai Kukup dikenal dengan pulau Jumino oleh masyarakat sekitar. Penamaan ini ada ceritanya karena ada cerita seorang bayan atau kepala dusun yang anaknya setiap hari menangis dari pagi sampai malam.
Untuk menenangkan dari tangisan, maka diajaklah ke Pantai Kukup dan anehnya si anak bisa berhenti menangis.
“Anak itu bernama Jumino sehingga pulau tersebut diberinama Jumino. Itu cerita dari simbah,” katanya.
Kanit Pidum Satreskrim Polres Gunungkidul Ipda Akbar Ramadhan mengatakan, sudah melakukan rekonstruksi pembunuhan dengan korban RN,25 asal Purworejo, Jawa Tengah. Adapun lokasinya berada di gardu pandang di Pantai Kukup yang menjadi tempat pembunuhan.
“Total ada 10 adegan yang diperagakan dengan menghadrikan tersangka ERW,24 dan AA,37 asal Sukoharjo, Jawa Tengah,” katanya.
Menurut dia, rekonstruksi yang dilakukan Senin siang bersifat menegaskan atas hasil pemeriksaan selama penanganan kasus berlangsung. “Sudah sangat jelas dan kami targetkan minggu depan sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Gunungkidul,” katanya.
Kasus pembunuhan ini terungkap saat ditemukan sosok mayat perempuan tanpa busana di Pantai Ngrawe pada Selasa (15/11/2022). Temuan tersebut ditindaklanjuti dengan melakukan identifikasi hingga akhirnya menangkap kedua tersangka, yang salah satunya merupakan mahasiswa UNS Solo.
“Hasil pemeriksaan korban juga diketahui hamil 28 minggu,” kata Akbar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wisata Gunungkidul ramai 41.969 pengunjung saat libur panjang. PAD tembus Rp516 juta, pantai masih jadi favorit wisatawan.
Penembakan di Islamic Center San Diego tewaskan 5 orang. Diduga hate crime, FBI turun tangan, WNI dipastikan aman.
Pilur Gunungkidul 2026 segera dimulai. Regulasi hampir rampung, 31 kalurahan siap gelar pemilihan lurah serentak mulai Juni.
Mentan Amran bongkar skandal Kementan: mafia proyek, ASN dipecat, hingga dugaan benih Rp3,3 miliar. Pelaku terancam hukuman berat.
Industri perhotelan di Indonesia terus bergerak dinamis. Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap perjalanan bisnis dan wisata, The Ascott Limited.
Pemuda mabuk bawa celurit di Palagan Sleman diamankan polisi. Aksi tersebut sempat meresahkan warga Ngaglik.