Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Tanda penutupan MGM sudah terpasang di depan museum, Selasa (22/11/2022) / Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN — Museum Gunung Merapi (MGM) ditutup untuk perbaikan hingga setidaknya akhir 2023. Alhasil, Pemkab Sleman berpotensi kehilangan pemasukan Rp550 juta sebagai akibat dari penutupan MGM.
BACA JUGA : MGM Ditutup Sementara
Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Ishadi Zayid, melihat ada tren kunjungan wisatawan di tahun 2022 ini terus meningkat dibanding tahun sebelumnya. Sementara, kunjungan wisatawan ke MGM memiliki presentase cukup besar diantara total kunjungan wisatawan di Sleman.
Jika dilihat dari kunjungan wisatawan ke kawasan kaliurang, kunjungan ke MGM mencapai 18%. Sedangkan jika dibanding total kunjungan wisatawan ke Sleman presentasenya sebesar 3,33%.
“Kalau kita hitung trennya dari 2019, kunjungan ke Museum Gunung Merapi sekitar 192.000, 2020 turun menjadi 38.000, 2021 turun lagi 11.000. 2022 sampai Oktober sudah ada sekitar 55.000 kunjungan wisata. Jadi trennya mulai naik lagi,” ujarnya, Selasa (22/11/2022).
Jika tren kunjungan wisata terus meningkat dan diasumsikan 2023 sudah kembali dalam kondisi normal seperti 2019, artinya ada lebih dari 150 kunjungan wisata ke MGM.
“Itu berarti sekitar 150 ribu tiket yang masuk hilang, jadi kalau diprediksi kira-kira Rp550 juta potensi loss-nya,” ungkapnya.
Untuk mengatasi hal tersebut, Pemkab Sleman akan memaksimalkan area parkir dan halaman MGM yang bisa digunakan untuk menggelar event.
“Kami akan gandeng EO untuk adakan event di halaman MGM karena masih memungkinkan. Sehingga paling tidak kunjungan wisata bisa dipertahankan,” katanya.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, menuturkan walau sudah menutup reservasi, Pemkab Sleman juga masih akan tetap mengakomodir wisatawan yang datang ke MGM selama masa penutupan, sehingga walau tidak bisa masuk, wisatawan tetap bisa mendapatkan event di luar MGM.
“Kami juga sudah menyiapkan terkait nanti mungkin untuk tetap mengakomodir wisatawan yang tetap hadir di sana kalau Museum Gunung Merapi ini ditutup. Di luar kan memang masih ada space yang bisa digunakan untuk wisata,” kata dia.
Seperti diberitakan sebelumnya, MGM ditutup karena kondisinya rusak terutama di bagian atap sehingga membahayakan pengunjung. Penutupan sudah dimulai sejak Senin (21/11/2022) hingga diperkirakan akhir 2023 untuk dilakukan perbaikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Tawuran pelajar kembali pecah di dekat Stadion Mandala Krida, Jogja. Polisi menyebut aksi dipicu provokasi kelompok pelajar.
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas
Jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 jatuh 25–26 Mei berdasarkan penetapan awal Zulhijah Kemenag
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Ducati jual fairing asli MotoGP GP25 Márquez dan Bagnaia lewat MotoGP Authentics untuk kolektor