Kekerasan Daycare Jogja, 53 Anak Jadi Korban, Pemda DIY Turun Tangan
53 anak jadi korban kekerasan daycare di Jogja, Pemda DIY beri pendampingan dan dorong penegakan hukum.
Ilustrasi. /freepik
Harianjogja.com, SLEMAN — Kasus seorang anak yang tiba-tiba terjatuh saat sedang bermain di sebuah rumah makan di Kapanewon Ngaglik dan ditemukan benda asing di kepalanya, Minggu (18/12/2022), masih terus didalami polisi. Sampai saat ini polisi belum memastikan benda apa yang ada di kepala anak itu.
Kasi Propam Polresta Sleman, Iptu Mulyanto menjelaskan kasus ini telah dilimpahkan dari Polsek Ngaglik ke Polres Sleman, ditangani oleh Satreskrim dan Propam. Propam turut menangani kasus ini karena adanya dugaan dan kemungkinan benda yang bersarang di kepala anak itu adalah peluru.
“Indikasi bisa jadi itu pelurunya orang umum, senjata aparat, itu masih berproses, kami belm bisa menduga-duga punya siapa. Kami hanya mencari tahu Perkembangannya seperti apa. Kami monitor perkembangannya seperti apa,” ujarnya, Selasa (20/12/2022).
BACA JUGA: Cegah Harga Nuthuk Saat Nataru, Petugas Dikerahkan ke Lokasi Wisata di Sleman
Setelah dioperasi, korban masih dirawat di RSUP Dr. Sardjito. Walau belum diketahui dari mana asal benda asing tersebut, namun dapat dipastikan benda itu datang dari arah atas sehingga mengenai bagian atas-belakang kepala korban. “Info awal dari dokter, benda itu jatuh, bukan dari samping,” kata dia.
Meski demikian hingga saat ini ia belum memastikan apakah benda asing itu peeluru atau benda lainnya. “Kami menunggu dari Reskrim dan kepastian forensik seperti apa. Tadi saya sempat bertemu rekan Reskrim belum menerima hasil uji forensiknya,” katanya.
Walau belum keluar hasil forensiknya, ia menyampaikan benda yang bersarang di kepala anak perempuan 4 tahun itu sudah dikeluarkan melalui operasi yang dilakukan pasca kejadian tersebut. “Infonya, iya. Tapi kami belum monitor langsung. Saya fokus biar adik itu cepat sehat,” ungkapnya.
Sayangnya, saat Harianjogja.com mencoba menghubungi pihak keluarga anak tersebut, hingga berita ini diturunkan belum mendapatkan respons.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
53 anak jadi korban kekerasan daycare di Jogja, Pemda DIY beri pendampingan dan dorong penegakan hukum.
PBB mencatat tingkat kelaparan global menurun pada 2025, tetapi target Nol Kelaparan 2030 masih menghadapi berbagai tantangan.
Investasi di Gunungkidul pada semester pertama 2026 mencapai Rp487,66 miliar atau 56,8% dari target investasi tahun ini.
Anggaran perbaikan Jalan Kunduran-Blora direvisi dari Rp14 miliar menjadi Rp2 miliar. DED pekerjaan pun disesuaikan dengan alokasi terbaru.
Kolaborasi lintas negara tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata bersama masyarakat.
Kejagung menerbitkan sprindik baru untuk Febrie Adriansyah. Peluang pengajuan praperadilan kini menjadi sorotan dalam kasus tersebut.