Advertisement

Cegah Harga Nuthuk Saat Nataru, Petugas Dikerahkan ke Lokasi Wisata di Sleman

Anisatul Umah
Selasa, 20 Desember 2022 - 14:47 WIB
Bhekti Suryani
Cegah Harga Nuthuk Saat Nataru, Petugas Dikerahkan ke Lokasi Wisata di Sleman Kawasan wisata Tlogoputri Kaliurang Sleman sepi wisatawan. - Harian Jogja/ Meigitaria Sanita

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN— Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sleman akan menggandeng pengelola wisata untuk mencegah terjadinya harga nuthuk atau harga tak wajar di momen Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kepala Dispar Sleman Ishadi Yazid mengatakan petugas akan disiagakan di beberapa destinasi wisata unggulan.  

Petugas akan melakukan monitoring untuk mencegah terjadinya kenaikan tarif melebihi yang seharusnya, baik untuk parkir, makan, dan lainnya. Dia berharap dengan monitoring ini tidak akan terjadi lonjakan tarif yang berlebihan sehingga merugikan wisatawan.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

"Dispar dengan teman-teman pengelola akan menempatkan petugas di beberapa destinasi wisata unggulan. Antisipasi kejadian tidak diinginkan terkait tarif," ucapnya, Selasa (20/12/2022).

Bagi wisatawan yang menemukan harga-harga nuthuk di tempat wisata bisa lapor melalui Lapor Sleman atau langsung ke Dispar. Namun harus disertakan lokasi fokus (Lokus) sehingga bisa mudah verifikasi.

"Ini harus dijaga bersama, nama baik pariwisata di Sleman harus dijaga. Kami juga himbau kepada wisatawan seandainya kena tarif yang lebih dari wajar untuk melapor."

Dia meminta kepada pelaku wisata dan pengelola agar tidak menggunakan aji mumpung di momen Nataru. Kalaupun menaikkan jangan sampai memberatkan."Nanti akan memberikan imbas tidak baik bagi wisata di Sleman. Maka kami selalu himbau," ucapnya.

BACA JUGA: Ini 3 Dusun di Bantul yang Terkena Tol Jogja YIA

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa meminta agar potensi harga-harga nuthuk ini diawasi. Karena akan menjadi citra bagi pariwisata di Kabupaten Sleman.

"Yo mumpung tapi jangan kebangetan. Nanti citra di Sleman yang banyak dikunjungi wisatawan jangan sampai ternoda dengan hal-hal tersebut," kata Danang. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Peringati Satu Tahun Perlawanan, Warga Wadas Gelar Pentas Seni dan Dirikan Patung

News
| Kamis, 09 Februari 2023, 14:47 WIB

Advertisement

alt

Buyer Terkesan saat Membuat Ecoprint & Jalan-jalan ke Tamansari

Wisata
| Kamis, 09 Februari 2023, 06:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement