PSEL Belum Beroperasi, Sleman Kerahkan Pendamping Sampah
PSEL Regional DIY mundur hingga 2028, DLH Sleman bentuk pendamping pengelolaan sampah di 17 kapanewon dan 86 kalurahan.
Ilustrasi sampah menggunung di depo sampah di Pasar Bantul./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL — Kabupaten Bantul akan segera memiliki Intermediete Transfer Facility (ITF) tahun ini. ITF yang dibangun dengan menyedot APBD hingga Rp2,5 Miliar tersebut dapat menampung 7 ton sampah per hari dari pasar-pasar di Bantul.
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul, Rudy Suharta mengatakan proses kontrak dan tender akan dimulai pada Mei dengan estimasi selesai pembangunan pada Agustus-September.
“Berarti ITF itu akan dipakai pada triwulan IV/2023 dengan kapasitas sampah 7 ton per hari. Padahal sampah-sampah dari seluruh pasar di Bantul itu mencapai 15 ton per hari. Berarti hanya baru bisa menyelesaikan separuhnya,” kata Rudy dihubungi pada Sabtu (7/1/2023).
Selama ini, kata Rudy, sampah-sampah dari seluruh pasar di Bantul diangkut DLH untuk dibuang ke TPST Piyungan. Dengan adanya ITF sebagai perantara maka jumlah pasokan sampah ke TPST Piyungan dapat dipangkas.
BACA JUGA: TPST Piyungan Penuh! Begini Siasat Pemkab Sleman Menangani Sampah
“Soalnya, tekonologi yang mau dipakai untuk ITF itu kan masih ada review. DED [Detail Engineering Design] yang persisnya kami review. Paling tidak sekitar Maret review sudah selesai. Dengan begitu, pada triwulan I/2023 ini kami pastikan sudah tahu akan memakai teknologi yang seperti apa. Kalau sudah ditentukan ya tinggal proses lelang sekitar April atau Mei. Kemudian dibangun hingga finishing paling cepat September. Oktober sudah bisa dipakai,” katanya.
ITF yang akan dibangun di Pasar Niten tersebut memakai lahan kas desa hingga 1000 meter persegi. Jelas Rudy, apabila ITF tersebut dinilai efektif dalam menyelesaikan urusan sampah maka kedepan DLH Bantul akan membangun lagi guna menyelesaikan sampah sisa seberat 8 ton dari pasar-pasar di Bantul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSEL Regional DIY mundur hingga 2028, DLH Sleman bentuk pendamping pengelolaan sampah di 17 kapanewon dan 86 kalurahan.
Jadwal KRL Jogja–Solo 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam berangkat terbaru di sini.
Israel kembali menyerang armada bantuan Gaza di laut internasional. Puluhan kapal disita dan ratusan aktivis ditahan.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.