Long Weekend Kenaikan Yesus, PAD Wisata Gunungkidul Tembus Rp1,7 M
Libur panjang Kenaikan Yesus Kristus mendongkrak kunjungan wisata Gunungkidul hingga 145 ribu orang dengan PAD mencapai Rp1,7 miliar.
Ilustrasi lansia./JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL — Gubernur DIY, Sri Sultan HB X mewacanakan gagasan pemberian bantuan sosial (bansos) seumur hidup kepada warga lnsia yang sudah tidak produktif.
Terkait dengan hal ini, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Sosial P3A) Gunungkidul, Asti Wijayanti justru mengaku belum tahu menahu berkaitan dengan program tersebut. Dia menilai untuk pelaksanaan masih menunggu informasi resmi terlebih dahulu.
“Kalau masih wacana, maka belum bisa menyampaikan. Besok kalau sudah ada kepastian akan kami sampaikan langkah apa yang akan dilakukan,” kata Asti kepada Harianjogja.com, Kamis (26/1/2023).
Meski begitu, dia mengaku siap mendukung Pemda DIY dalam upaya penanggulangan kemiskinan. Hal ini sejalan dengan program dari Bupati Gunungkidul, Sunaryanta dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Tentunya kami akan mendukung secara penuh,” katanya.
BACA JUGA: Atasi Kemiskinan di DIY, Sultan Jogja Ingin Beri Bansos Seumur Hidup
Asti mengatakan, untuk permasalahan lansia, hingga sekarang ada 1.760 orang yang berstatus terlantar. Upaya penanganan sudah dilakukan melalui berbagai program.
Sebagai contoh, mayoritas lansia terlantar sudah mendapatkan program bantuan sosial dari Pemerintah Pusat. Selain itu, juga ada bantuan permakanan yang diberikan oleh Pemkab Gunungkidul. “Program bansos dan permakanan masih jalan dan tahun ini masih dilaksanakan,” katanya.
Asti menambahkan, untuk upaya pengentasan kemiskinan memang dibutuhkan kerja sama lintas sektor serta melibatkan peran serta dari Pemerintah Pusat, provinsi hingga kabupaten. “Sudah ada program yang dipersiapkan dan mudah-mudahan jumlah keluarga miskin di Gunungkidul bisa terus berkurang,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Libur panjang Kenaikan Yesus Kristus mendongkrak kunjungan wisata Gunungkidul hingga 145 ribu orang dengan PAD mencapai Rp1,7 miliar.
Pencegahan stunting tidak hanya difokuskan pada anak, karena ibu juga harus mendapat perhatian.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.
Jadwal KRL Solo–Jogja Jumat 22 Mei 2026 kembali normal. Cek jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.