Long Weekend Kenaikan Yesus, PAD Wisata Gunungkidul Tembus Rp1,7 M
Libur panjang Kenaikan Yesus Kristus mendongkrak kunjungan wisata Gunungkidul hingga 145 ribu orang dengan PAD mencapai Rp1,7 miliar.
Embung Nglanggeran di Kecamatan Patuk, Gunungkidul./Harian Jogja-Galih Eko Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Bupati Gunungkidul Sunaryanta berharap empat kecamatan atau kapanewon yang berada di sisi utara bisa saling terintegerasi dalam pembangunan. Keempat kapanewon ini meliputi Patuk, Ngawen, Gedangsari, dan Nglipar.
“Integrasi tidak hanya pada akses infrastruktu, tetapi juga berkaitan dengan sumber daya manusia,” kata Sunaryanta saat menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kapanewon Ngawen, Rabu (1/2/2023).
Menurut dia, pembangunan sisi utara Gunungkidul merupakan salah satu prioritas agar ada kesetaraan zonasi mulai dari sektor selatan, tengah hingga utara.
“Fokusnya selama ini berada di selatan. Sekarang dialihkan ke sektor utara,” katanya.
Menurut dia, intervensi program sudah mulai dijalankan di tahun ini. Namun demikian, akan dilanjutkan di 2024 mendatang.
Guna mempecepat pembangunan, Sunaryanta mengaku sudah berkoordinasi dengan Gubernur DIY Sri Sultan HB X. “Pembangunan akan dibiayai mengguakan dana keistimewaan,” katanya.
Sunaryanta menambahkan, pemerataan pembangunan dibutuhkan agar tidak ada kesenjangan antarwilayah di Gunungkidul. Ia menekankan, setiap wilayah memiliki karakteristik yang berbeda-beda sehingga pengelolaannya berbeda pula.
“Kuncinya dalam perencaaan harus tahu betul bagaimana karakteristik dan ciri khas yang dimiliki. Perencanaan yang tepat akan menjadi penentu dalam keberhasilan pembangunan yang dilakukan,” katanya.
Panewu Ngawen, Sugito, mengatakan wilayahnya berbatasan dengan Jawa Tengah. Potensi yang dimiliki adalah kawasan wisata pengunungan berbasis religi budaya lokal. “Kami fokus untuk pembangunan infrastruktur, pengentasan kemiskinan hingga peningkatan perekonomian masyarakat,” katanya.
Dia berharap program kerja yang disusun dapat didukung oleh Pemkab Gunungkidul agar wacana yang dimiliki dalam upaya pembangunan di sektor utara benar-benar bisa diwujudkan. “Ada sejumlah program yang kami ajukan dan mudah-mudahan bisa difasilitasi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Libur panjang Kenaikan Yesus Kristus mendongkrak kunjungan wisata Gunungkidul hingga 145 ribu orang dengan PAD mencapai Rp1,7 miliar.
Pencegahan stunting tidak hanya difokuskan pada anak, karena ibu juga harus mendapat perhatian.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.
Jadwal KRL Solo–Jogja Jumat 22 Mei 2026 kembali normal. Cek jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.