Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Kasus kekerasan seksual yang dilakukan oleh ayah tiri kepada anak 16 tahun di Sleman Januari lalu terbongkar karena keberanian korban melaporkan dan respons positif dari masyarakat atas laporan tersebut. Seperti diberitakan sebelumnya korban telah mengalami kekerasan seksual sejak usianya 12 tahun.
Plt Direktur Rifka Annisa, Indiah Wahyu Andari, menuturkan kasus dengan tersangka HW, 48 tahun tersebut merupakan salah satu kasus yang didampingi oleh Rifka Annisa. “Kami mendapat laporan dari masyarakat. Peran seluruh elemen masyarakat membantu pengungkapan kasus dan pendampingan korban,” ujarnya kepada wartawan, kamis (16/2/2023).
Ia menceritakan kasus tersebut terkuak setelah korban bercerita kepada ibunya, lalu melaporkan kepada dukuh setempat. Dari dukuh kemudian laporan diteruskan ke Rifka Annisa, yang kemudian ditindaklanjuti dengan berkoordinasi dengan Polresta Sleman dan rumah sakit Panti Rapih.
“Saat melaporkan, korban dalam kondisi bingung, baru sekarang memiliki keberanian bercerita. Untungnya laporan korban direspons positif oleh masyarakat. Kita semua memiliki potensi jadi penolong korban kekerasan seksual,” katanya.
BACA JUGA: Gelar Profesor Kehormatan Ditolak Dosen, UGM Merespons dengan Tim Kajian
Korban saat ini sudah diamankan di rumah aman milik jaringan forum perlindungan kekerasan seksual di Jogja. Kondisi korban setelah mendapat pendampingan sudah cukup stabil dan lebih tenang. Korban juga mendapat pemulihan psikologis dan informasi yang dibutuhkan, yakni mengenai hak dan proses hukum.
Dari kasus ini, ia berharap masyarakat bisa turut berperan dalam menyelamatkan korban kekerasan seksual. “Selain menekan angka kekerasan pada anak, jika ada kasus di lingkungan kita, semua pihak berperan dengan melapor ke layanan terdekat, UPTD PPA [Perlindungan Perempuan dan Anak] Sleman, Rifka Annisa, dan layanan sebagainya,” ungkapnya.
Dengan melaporkan dan memberikan akses korban kekerasan seksual kepada lembaga layanan tersebut, korban pun akan mendapatkan haknya untuk pemulihan baik secara psikologis, fisik maupun keadilan hukum.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Satpol PP Bantul akan menertibkan bangunan liar dan semi permanen di sepanjang JJLS yang dinilai melanggar aturan ketertiban umum.
Erupsi GAK menutup delapan bandara. Menhub memastikan penumpang mendapat refund 100 persen atau reschedule penerbangan.
Siswi Sekolah Rakyat Sragen meninggal setelah demam, muntah, dan kejang. Ia sempat menjalani pemeriksaan sebelum dirujuk ke rumah sakit.
Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau disebut tak mengarah ke DIY. Sultan dan Dinkes DIY mengimbau masyarakat tetap memakai masker.
Tri Hita Karana Universal Reflection Ceremony di Bali mempertemukan delegasi 70 negara untuk menyerukan perdamaian di tengah disrupsi AI.