Hadapi Kekeringan, Pemkab Sleman Siapkan Anggaran dan Dropping Air
Pemkab Sleman menyiapkan anggaran dan memantau pasokan air di 17 kapanewon untuk menghadapi potensi kekeringan musim kemarau.
Suasana vaksinasi booster Aeromonas di Kelompok Mina Tirta Laras Krembangan, Panjatan/Istimewa -- DKP Kulonprogo
Harianjogja.com, KULONPROGO—Bukan hanya manusia yang perlu memperkuat daya tahan tubuh di tengah cuaca ekstrem. Indukan Lele pun ternyata harus meningkatkan kekebalan ikan terhadap penyakit. Caranya lele tersebut juga diberikan divaksin booster. Vaksinasi booster Aeromonas ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas benih yang nanti bakal ditetaskan.
Sub Koordinator Kelompok Substansi Kesehatan Ikan dan Lingkungan Budidaya DKP Kulonprogo, Siti Khoiriyah menerangkan indukan lele di Kelompok Mina Tirta Laras Krembangan, Panjatan kembali mendapat suntikan vaksin Aeromonas. Vaksin booster ini diberikan kepada indukan lele di kolam Minta Tirta Laras yang sebelumnya divaksin pada beberapa waktu lalu.
BACA JUGA : Warga Jogja! Pemkot Sediakan 2.500 Vaksinasi Rabies Gratis
"Akhir tahun lalu kita sudah memvaksinasi induk lele, yang divaksin itu ternyata daya tetasnya itu bagus, kemudian daya hidupnya itu juga lebih bagus. Setelah divaksin idealnya memang dilakukan booster," terangnya pada Selasa (28/2/2023).
Seperti halnya vaksin pada manusia, prinsipnya vaksinasi booster pada indukan lele ini untuk meningkatkan kekebalan imunitas ikan. Bedanya sasaran yakni untuk kebal terhadap bakteri Aeromonas. Setidaknya 250 indukan lele di Minta Tirta Laras menerima vaksin booster ini.
Saat tidak dilakukan vaksin, Siti menyebutkan bila para pembudidaya mengeluhkan daya tetas benih-benih ikan yang lebih rendah. Selain itu benih yang ditetaskan dari induk yang tidak divaksin lebih rentan terjangkit penyakit. Kedepannya kelompok pembudidaya ikan (Pokdadan) diproyeksikan dapat melakukan penyuntikan vaksin mandiri. Skemanya dengan memberikan alat suntik kepada Pokdadan. "Sehingga tidak tergantung dengan petugas yang ada," ujarnya.
BACA JUGA : Kasus Tembak Data Vaksin Berdampak pada Rencana
Mengingat manfaatnya yang cukup penting bagi budi daya ikan, idealnya vaksinasi ikan dilakukan ke Pokdadan-pokdadan lainnya di Kulonprogo. Namun belum semua kelompok memiliki jumlah indukan yang banyak. Padahal vaksin yang sudah dibuka harus segera digunakan. Kedepannya vaksin akan menyasar Pokdadan lain dengan jumlah indukan yang sudah banyak juga.
Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan, Drajat Purbadi menerangakan vaksinasi booster Aeromonas pada indukan lele, baik untuk penebalan imun indukan serta pencegahan penyakit. Drajat tak menutup kemungkinan jika kedepannya vaksinasi ini akan dilakukan kepada ikan yang di budidayakan Pokdadan lain.
Tentu hal itu mempertimbangkan jenis penyakit yang menyebar di lokasi ikan dibudidayakan, sehingga vaksin diberikan pun menyesuaikan. Intinya jika manfaatnya baik pada usaha budi daya ikan, skema semacam ini bisa direplikasi ke kelompok lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman menyiapkan anggaran dan memantau pasokan air di 17 kapanewon untuk menghadapi potensi kekeringan musim kemarau.
Pieter Huistra menyebut pemain asing PSS Sleman masih beradaptasi. PSS juga membuka peluang merekrut pemain lokal dan menyiapkan uji coba.
MA mengoreksi perhitungan kerugian negara kasus korupsi timah. Dari Rp300 triliun, kerugian keuangan negara ditetapkan Rp28,9 triliun.
Pemkab Temanggung mendukung wacana guru PPPK menjadi ASN pusat. Beban APBD daerah berpotensi berkurang sekitar Rp150,5 miliar.
DPRD Bantul mengkaji usulan perubahan Perbup BUMKalma setelah pengelola menyoroti kebutuhan operasional dan penguatan kelembagaan.
Perpres ojol masih difinalisasi Komdigi. Pemerintah menguji formula bagi hasil yang adil bagi pengemudi dan menjaga bisnis platform ride-hailing.