Arca Dewa Kekayaan di Pantai Baron Segera Jadi Cagar Budaya Baru
Arca diduga Kuwera atau Jambhala di Gua Songobranti, Pantai Baron, segera ditetapkan sebagai cagar budaya baru di Gunungkidul.
Ilustrasi Perawatan Lampu Penerangan Jalan Umum/JIBI-Harian Jogja
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL — Tahun ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Gunungkidul bakal menambah 12 lampu penerangan jalan umum (LPJU). Dengan penambahan LPJU ini, maka diharapkan jalanan di Bumi Handayani bisa lebih terang sehingga potensi kecelakaan maupun kriminalitas dapat ditekan.
Kepala Bidang Penerangan Jalan Umum dan Perparkiran Dishub Gunungkidul, Ely Siswanto mengatakan Pemkab berkomitmen untuk menambah sarana penerangan jalan umum. Setelah di tahun lalu tidak ada anggaran untuk pengadaan, maka di 2023 ada penambahan fasilitas LPJU.
Dia menjelaskan, pengadaan kali ini sebanyak 12 titik dengan pagu anggaran sekitar Rp100 juta. Rencananya lampu-lampu ini dipasang di Dusun Nglebak, Katongan, Nglipar tiga titik; Kalurahan Patuk, Patuk tiga titik dan di Kalurahan Wiladeg, Karangmojo juga tiga titik. “Sesuai dengan kewenangan pengelolaan jalan, maka LPJU ini akan dipasang di jalan kabupaten,” kata Ely kepada wartawan, Jumat (3/3/2023).
BACA JUGA: Lampu Penerangan Jalan Akan Dipasang di Puluhan Titik Rawan Kulonprogo
Dia menjelaskan, tujuan pemasangan LPJU untuk mengurangi risiko kecelakaan maupun potensi kejahatan. Menurut Ely, jumlah pemasangan masih bisa bertambah dikarenakan juga ada bantuan dari Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat.
Dicontohkannya, di 2022 lalu mendapatkan bantuan LPJU dari provinsi sebanyak 82 unit. Selain itu, juga ada bantuan sebanyak 135 LPJU tenaga surya dari Kementerian ESDM dan 80 LPJU listrik dari Kementerian Perhubungan. “Untuk yang tahun ini masih menunggu kepastian. Informasi awal akan ada bantuan lagi, tapi jumlah pastinya belum diketahui,” ungkapnya.
Kepala Dinas Perhubungan Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto mengatakan, aset LPJU milik pemkab ada dua. Pertama lampu penerangan bertenaga surya sebanyak 785 merupakan hibah dari Pemerintah Pusat.
Adapun yang kedua penerangan menggunakan listrik hingga sekarang tercatat sekitar 1.400 titik yang tersebar di 18 kapanewon. “Upaya penambahan fasilitas LPJU akan terus dilakukan agar jalanan di Gunungkidul semakin terang,” kata Rakhmadian.
Selain pengadaan, dinas perhubungan juga rutin melakukan pemeliharaan terhadap LPJU. Tujuannya agar aset yang dimilik dapat berfungsi dengan normal. “Kalau ada rusak maka dilakukan perbaikan. Selain itu, kami juga memiliki beban membayar tagihan listrik setiap bulannya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Arca diduga Kuwera atau Jambhala di Gua Songobranti, Pantai Baron, segera ditetapkan sebagai cagar budaya baru di Gunungkidul.
JadePuffer menjadi ransomware berbasis AI pertama yang mampu menjalankan serangan siber secara mandiri dan adaptif tanpa banyak campur tangan manusia.
Bupati Bantul akan memanggil manajemen RSGM untuk membahas tunggakan gaji 36 eks pekerja yang belum dibayarkan selama empat bulan.
Polresta Jogja memburu satu DPO baru dalam kasus pembacokan pelajar di depan SMAN 3 Jogja. Pria itu diduga mendanai pelarian tersangka ke Cilacap.
Argentina bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk mengalahkan Mesir 3-2 dan melaju ke perempatfinal Piala Dunia 2026.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.