Wabup Gunungkidul Joko Parwoto Absen di Hari Jadi, Ini Alasannya
Wabup Gunungkidul Joko Parwoto menjelaskan ketidakhadirannya dalam sejumlah agenda Hari Jadi ke-196 karena sakit gigi dan perlu penanganan dokter.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL — Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMKP2KB) Gunungkidul mencatat belum semua kalurahan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa. Pasalnya, hingga Rabu (15/3/2023) pagi yang dilaporkan telah mencairkan baru 35 kalurahan.
Adapun 93 kalurahan masih menunggu pencairan Dana Desa dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN). Sedangkan, 16 kalurahan lainnya masih dalam proses pengurusan untuk pencairan Dana Desa.
Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat, DPMKP2KB Gunungkidul, Subiyantoro mengatakan pencairan BLT Dana Desa bisa dibuat setiap bulan. Namun demikian, prosesnya di Gunungkidul lebih memilih dilaksanakan setiap tiga bulan sekali.
BACA JUGA: 2 Cara Mudah Mengecek Penerima BLT BBM 2022 Rp600.000
Menurut dia, dari 144 kalurahan, sebanyak 35 kalurahan telah menyalurkan bantuan tersebut. “Untuk 93 kalurahan masih proses pencairan anggaran dan mudah-mudahan minggu ini bisa turun dan disalurkan. Setelah itu, kami mengajukan 16 kalurahan tersisa kami ajukan untuk pencairan,” katanya, Rabu siang.
Subiyantoro mengakui pencairan BLT Dana Desa tidak bisa serempak. Hal ini dikarenakan, prosesnya sangat bergantung dengan keaktifan masing-masing pamong kalurahan untuk mengurusnya. “Semakin aktif, maka proses pencairannya semakin cepat,” katanya.
Lurah Bendung, Semin, Didik Rubiyanto mengatakan, pihaknya sudah mencairkan termin pertama BLT Dana Desa di 2023. Total ada 40 Kepala Keluarga di Kalurahan Bendung yang menerima bantuan ini. “Tidak ada masalah karena di Bendung sudah dicairkan,” katanya.
Menurut dia, pencairan BLT Dana Desa dilaksankaan setiap tiga bulan sekali. Oleh karena itu, setiap keluarga penerima manfaatkan mendapatkan bantuan uang tunai sebesar Rp900.000 untuk sekali pencairan.
“Per bulannya memperoleh Rp300.000. Berhubung dirapel setiap tiga bulan, maka bantuan yang diperoleh sebesar Rp900.000 untuk sekali pencairan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wabup Gunungkidul Joko Parwoto menjelaskan ketidakhadirannya dalam sejumlah agenda Hari Jadi ke-196 karena sakit gigi dan perlu penanganan dokter.
Pemerintah melanjutkan program 25 juta rekening warga miskin melalui BRI dan BSI dengan anggaran Rp1,28 triliun.
Kelurahan Tegalpanggung mengembangkan delapan kelompok kesenian untuk mencegah kenakalan remaja, memberdayakan warga, dan mendukung kampung wisata.
Persik Kediri unggul 2-1 atas PSS Sleman pada babak pertama pekan keenam Super League 2026/2027 berkat brace Ernesto Gomez.
Survei Voxpol mencatat kepercayaan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran sebesar 63,1 persen, sementara Poltracking mencatat 64,8 persen.
Pemerintah menyebut penanganan karhutla terus dilakukan dengan anggaran Rp1,235 triliun. El Nino dan aktivitas manusia disebut menjadi faktor pemicu.