Hadapi Kemarau Panjang, Warga Gunungkidul Diminta Bijak Memakai Air
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sedikitnya 6.382 Kepala Keluarga (KK) di Gunungkidul menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa di 2023. Jumlah penerima ini jauh berkurang dibandingkan penyaluran di 2022 yang menyasar sebanyak 16.190 KK.
Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMP2KB) Gunungkidul, Subiyantoro mengatakan, penyaluran BLT Dana Desa di 2023 tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan No.201/PMK.07/2022 tentang Pengelolaan Dana Desa. Di dalam aturan ini mengatur tentang alokasi BLT Dana Desa sebesar 10-25% dari pagu yang dimiliki masing-masing kalurahan.
Adanya peraturan ini, maka jumlah keluarga penermia manfaat di 2023 mengalami penurunan ketimbang penyaluran di 2022. Sebagai gambaran, tahun lalu ada penerima BLT Dana Desa sebanyak 16.190 keluarga.
Adapun penyaluran di tahun ini tercatat hanya 6.382 KK. “Penyaluran tahun lalu [2022] diatur dalam Perpres 104/2021 dengan alokasi BLT sebesar 40% dar pagu Dana Desa. kalau sekarang maksimal hanya 25%, jadi berpengaruh terhadap turunnya penerima bantuan BLT Dana Desa di tahun ini,” kata Subiyantoro, Rabu (15/3/2023).
Baca juga: Dirut Pertamina Ungkap Depo Plumpang Tak Akan Sepenuhnya Direlokasi
Meski demikian, ia memastikan untuk besaran bantuan tidak mengalami perubahan. Setiap keluarga penerima manfaat mendapatkan bantuan sebesari Rp300.000 per bulannya.
Adapun proses pencairan tergantung kebijakan di masing-masing kalurahan. Pelaksanaannya bisa dilakukan setiap bulan atau tiga bulan sekali. “Sekarang sudah mulai pencairan dan rata-rata dilakukan setiap tiga bulan sekali. Jadi, sekali pencairan memeroleh Rp900.000 per keluarga,” katanya.
Lurah Pacarejo, Semanu, Suhadi mengatakan, penerima BLT Dana Desa di Pacarejo sebanyak 75 keluarga. Jumlah ini disesuaikan dengan aturan yang tertuang dalam PMK No.201.
“Minimal 10 persen dan paling banyak 25 persen dari pagu anggaran dana desa. Jadi, kami ambil yang terkecil sehingga total penerima ada 75 keluarga,” katanya.
Menurut dia, penerima BLT Dana Desa juga sudah dimasukan dalam kegiatan yang terencana dalam Anggaran Pendapatan Belanja Kalurahan 2023. “Sudah proses dan tinggal rutin mencairkan untuk diberikan ke masing-masing keluarga penerima manfaat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Sapi kurban Presiden Prabowo asal Gunungkidul habiskan biaya pakan Rp80.000 per hari. Sapi simmental itu berbobot lebih dari 1 ton.
Prabowo menghadiri panen raya jagung nasional, groundbreaking gudang pangan Polri, dan peluncuran 166 SPPG pendukung MBG di Tuban.
BMKG memperingatkan potensi hujan ringan hingga sedang disertai angin kencang di sejumlah wilayah Sumatera Utara pada Minggu.
Prabowo menyebut Program MBG dapat memutar uang hingga Rp10,8 miliar per desa setiap tahun untuk menggerakkan ekonomi rakyat.
Disdik Sleman hanya mengakui enam lomba nasional untuk Jalur Prestasi Khusus SPMB 2026 jenjang SMP.