Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Ilustrasi jalur evakuasi./Harian Jogja
Harianjogja.com, SLEMAN—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman melebarkan jalan jalur evakuasi di Turgo, Kalurahan Purwobinangun, Kapanewon Pakem. Pelebaran ini diperlukan karena jalan dinilai terlalu sempit untuk evakuasi.
Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Makwan, menjelaskan jalur evakuasi yang dilebarkan sepanjang 1,5 km ini merupakan permintaan warga. “Melalui dusun Turgo, Tritir, sampai Ngepring rencananya,” ujarnya, Jumat (24/3/2023).
Jalur evakuasi ini sebelumnya memiliki lebar empat meter. Dengan jalan selebar itu, menurutnya memang kurang memadahi untuk evakuasi jika dalam kondisi darurat. “Kalau untuk kondisi darurat tidak luwes. Masyarakat menghendaki diperlebar,” ungkapnya.
BACA JUGA: Jalan Jalur Evakuasi Gunung Merapi di Sleman Dilebarkan
Pelebaran jalan dilakukan di sisi kanan dan kiri jalan, dengan masing-masing menambah 1 meter, sehingga total lebarnya menjadi 6 meter. “Sekarang sedang pengerjaan, kemungkinan sebentar lagi sudah selesai, tinggal berapa meter lagi,” kata dia.
Di samping pelebaran jalan, BPBD Sleman juga memperbaiki rambu-rambu atau petunjuk sepanjang jalur evakuasi karena beberapa kondisinya sudah rusak. “Seperti petunjuk jalur evakuasi, titik kumpul dan petunjuk kawasan rawan,” katanya.
Untuk saat ini menurutnya jalur evakuasi yang kurang lebar hanya di situ saja. Sementara jalur evakuasi lainnya sudah cukup lebar. Meski demikian ia mengakui beberapa jalur evakuasi masih bermasalah karena mengalami kerusakan.
Untuk perbaikan jalur yang masih rusak tersebut, pihaknya mengusulkan ke Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Sleman. “Masih ada beberapa yang kemaren ditinjau Bupati kan belum [diperbaiki],” ujarnya.
Selain itu, permasalahan jalur evakuasi yakni kurangnya penerangan jalan. Untuk masalah ini menurutnya sudah diperbaiki oleh Dinas Perhubungan Sleman. “Kemaren sudah dikondisikan sama Dishub. Dulu sudah ada tapi mati, terus diganti,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Gunungkidul meminta destinasi wisata yang sepi dievaluasi, mulai dari Embung Sriten hingga pantai dan gua, sesuai potensi kawasan.
PEVS 2026 berlangsung 29 Oktober–1 November di JIExpo Kemayoran dengan 38 peserta, termasuk merek mobil dan motor listrik.
Bakom RI membuka ruang kritik terhadap program MBG. Pemerintah menguji konsep prasmanan di 66 SPPG di 10 provinsi untuk memperbaiki layanan.
BPOB mendampingi pelaku usaha desa penyangga Borobudur memperkuat identitas produk, storytelling, branding, dan pemasaran digital.
BI memperbesar diskon hedging hingga 45% untuk menarik modal asing. Ekonom mengingatkan risiko ketergantungan pada arus modal jangka pendek.