WJNC 2026 Diperpanjang hingga Titik Nol, Target 60.000 Pengunjung
WJNC 2026 diperpanjang dari Tugu hingga Titik Nol Kilometer. Pemkot Jogja menargetkan 60.000 pengunjung dan siapkan rekayasa lalu lintas.
Alat berat dikerahkan untuk melakukan pembersihan material longsoran di jalur Piyungan-Patuk. - Ist.
Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah jalan provinsi di wilayah DIY rawan longsor. Masyarakat terutama pemudik yang melewati jalur ini diimbau lebih meningkatkan kewaspadaan. Dinas PUP-ESDM DIY mencatat setidaknya ada empat jalan provinsi yang rawan longsor.
Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUP ESDM) DIY, Kwaryantini Ampeyanti Putri menyampaikan sejumlah jalan provinsi yang berada di daerah perbukitan dinilai rawan longsor.
BACA JUGA : Mudik 2023, Jalur Darat Menjadi yang Terpadat
“Ruas jalan provinsi yang rawan longsor antara lain di Kulonprogo ada Jalan Tegalsari-Klepu, di Kabupaten Bantul ada Jalan Imogiri-Dodogan, Jalan Patuk-Terong, dan di Gunungkidul ada Jalan Hargomulyo-Watugajah,” ucapnya, Rabu (5/3/2023).
Keempat jalan tersebut sering digunakan sebagai jalur alternatif pemudik terutama untuk tujuan lokal. Selain itu seringkali menjadi ruas jalan bagi wisatawan.
Untuk itu, menurut Kwaryantini pihaknya pun berkoordinasi dengan Dishub, kepolisian, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah [BPBD] di masing-masing kabupaten.
“Di masa mudik dan libur Lebaran ini, kami mengimbau masyarakat yang hendak berlebaran maupun berwisata untuk tetap berhati-hati, mengingat saat ini cuaca yang tidak menentu dan curah hujan cukup tinggi sehingga mengakibatkan kerentanan terhadap jalan provinsi,” imbuhnya.
Selanjutnya, Kepala Bidang Pengendalian Operasional Dishub DIY, Sumariyoto menyampaikan pihaknya telah menyiapkan sejumlah manajemen dan rekayasa lalu lintas agar pengendara dapat aman melintasi sejumlah jalan provinsi.
“Kalau jalur, rawan bencana untuk mudik balik tidak ada masalah, semua sudah terkondisi dengan baik, terutama Jalan Jogja-Purworejo di H-10 sudah klir, sudah bisa dilalui,” ucapnya.
BACA JUGA : Ini Jalur Alternatif di Sleman Saat Mudik Lebaran 2023
Meski begitu, jalur selatan menurut Sumariyoto masih dalam tahap penyiapan. “Kemudian ada beberapa ruas jalan nasional yang sedang dipasang Penerangan Jalan Umum [PJU] oleh Balai Pengelola Transportasi Darat [BPTD] Kemenhub di ruas jalan Jogja Purworejo, ada 30 titik,” katanya.
Kemudian, Sumariyoto pun menyampaikan hingga masa lebaran tahun ini Jembatan Glagah belum dapat dilintasi. “Yang belum terkondisi yang jalur selatan, karena Jembatan Glagah di tutup sampai saat ini. Jadi yang lewat selatan ambil kiri di jalan nasional,” imbuhnya.
Sedangkan untuk sejumlah jalan provinsi yang rawan bencana, Sumariyoto pun terus berkoordinasi dengan instansi terkait.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WJNC 2026 diperpanjang dari Tugu hingga Titik Nol Kilometer. Pemkot Jogja menargetkan 60.000 pengunjung dan siapkan rekayasa lalu lintas.
Tak punya paklaring? Klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan tetap bisa diajukan dengan dokumen tertentu. Cek syarat dan cara klaimnya.
Terlalu banyak minum teh dapat memicu sejumlah keluhan. Simak 13 dampaknya, dari gangguan tidur hingga penyerapan zat besi.
1 Oktober 2026 memperingati sejumlah hari penting, dari Hari Kesaktian Pancasila, Hari Kopi Internasional, hingga Hari Lansia Internasional.
Prakiraan cuaca Jogja Kamis 1 Oktober 2026 mayoritas berawan. Cek suhu, kelembapan, dan kondisi cuaca tiap kecamatan.
BPBD DIY memperpanjang siaga darurat kekeringan hingga akhir November 2026 dan mengusulkan pembangunan sumur bor ke BNPB.